Info Praktis
Nov10

Cara Membuat BIOSAKA, Sang Elisitor Tanaman !!

0 komentar

Cara Membuat BIOSAKA, Sang Elisitor Tanaman !!

Sahabat NuansaTani.Com BIOSAKA adalah elisitor yang berfungsi untuk menghemat pupuk, mengendalikan OPT, meningkatkan produktivitas serta menjadikan lahan lebih subur. dimana elisitor ini dapat merangsang sel-sel pada tanaman sehingga dapat tumbuh dengan baik.

Bahan alami biosaka ini merupakan ekstrak hasil remasan berbagai macam tanaman sehat yang tumbuh di sekitar areal pertanaman yang sudah pasti mampu beradaptasi dengan baik dengan lingkungan sekitarnya.

Cara Membuat BIOSAKA, Sang Elisitor Tanaman !!

Cara Membuat BIOSAKA, Sang Elisitor Tanaman !! (Picture by : Solopos)

Alat dan Bahan Pembuatan Biosaka:

  1. Ember kapasitas 10 liter sesuai jumlah peserta yang akan buat biosaka.
  2. Gayung
  3. Saringan
  4. Corong
  5. Botol air mineral kosong.
  6. Rerumputan atau dedaunan minimal 5 jenis atau lebih (semakin banyak jenis semakin baik). Kriteria rerumputan atau dedaunan adalah yang sehat (bebas serangan hama penyakit) serta warna daun rata.
  7. Air bersih 5 liter.

Cara Pembuatan BIOSAKA:

  1. Bahan dimasukkan kedalam ember berisi 5 L air bersih.
  2. Bahan diremas selama kurang lebih 30 menit sampai cairan homogen.   Selama proses peremasan tidak boleh berhenti / istirahat / berganti orang.
  3. Larutan kemudian disaring dan disimpan dalam botol.

Cara Aplikasi BIOSAKA:

  1. Penyemprotan dengan cara sprayer nozzle kabut.
  2. Disemprot dengan jarak 1 m dari tanaman dan tidak boleh diulang-ulang.
  3. Aplikasi biosaka sebanyak 7 kali semusim dengan interval penyemprotan 10-14 hari.
Cara Membuat BIOSAKA, Sang Elisitor Tanaman !!

Cara Membuat BIOSAKA, Sang Elisitor Tanaman !! (Picture by : MediaTokoTani)

SOP 3M BIOSAKA

  1. Pemilihan rumput/tanaman yang sehat bebas dari penyakit dan hama (sempurna standar biosaka) di sekitar sawah/lahan minimal 5 jenis atau lebih tanaman yang berbeda (lebih banyak ragam jenis tanaman untuk bahan lebih baik).
  2. Rumput/tanaman disortasi lagi dan dipilih yang benar-benar sehat.
  3. Sediakan air bersih dalam ember kira-kira 5 L atau lebih dan segenggam rumput/tanaman sehat.
  4. Rumput/tanaman dimasukkan dalam ember dan diremas-remas dengan perasaan sampai air berwarna sinergi (menyatu) dan tidak keluar lagi sari dari rumput/tanaman.
  5. Peremasan akhir bisa dirasakan seperti kesat, dingin (seperti orang meras santan kelapa yang sudah tidak lagi keluar santannya) apabila hal tersebut dirasakan, kemungkinan  tidak ada lagi perubahan reaksi atau sudah menyatu (homogen).
  6. Selama meremas-remas tidak boleh berhenti atau istirahat atau digantikan orang lain (proses kimiawi) selama belum menghasilkan warna harmonis (kelihatan kental tapi tidak kental) dan benar benar merata dan sinergi (menyatu).
  7. Hasil air biosaka apabila akan diaplikasikan untuk pertanaman padi dan jagung ambil dalam botol kira-kira 40 ML dicampurkan dalam tangki mesin penyemprot yang berisi air 15 L. Pada tanaman lain dosis berbeda.
  8. Mesin penyemprot disetel sampai keluar kabut.
  9. Cara pengaplikasian biosaka semprot berupa kabut di sekitar pematang dan mengikuti arah angin.
  10. Setelah menyemprot tidak boleh diulang-ulang, hanya 1 kali semprot di atas tanaman. Disemprot 4-6 tangki perhektar dan 6x aplikasi semusim.

 Cara Membuat BIOSAKA, Sang Elisitor Tanaman !!

Sumber : Muhammad Anshar (Penggagas Biosaka) dalam Propaktani: Bimtek Pembuatan BIOSAKA Live From UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan pada 8 November 2022. Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Cara Membuat BIOSAKA, Sang Elisitor Tanaman !!"

Tinggalkan pesan "Cara Membuat BIOSAKA, Sang Elisitor Tanaman !!"