Hama dan Penyakit
Jul27

Rumah Burung Hantu “RUBUHA” efektif mengendalikan Tikus

1 komentar
Rumah burung hantu

Rumah Burung hantu ( picture by : BPPKH Cinagara )

Sahabat Nuansatani.com, Pernahkah kalian mendengar Istilah “RUBUHA”? Ya Rumah Burung Hantu!!

Mengapa di perlukan Rumah Burung Hantu dalam mengendalikan tikus?

Dan Bagaimana Cara Membuatnya ?

Yuk Kita simak dan Baca Bersama..

Burung Hantu (Tyto alba)  termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal) dan juga merupakan jenis burung  yang kerap digunakan sebagai hewan pembasmi hama tikus di sektor pertanian.

Burung hantu merupakan musuh bebuyutan dari tikus. Karena itu mulai banyak petani maupun perusahaan pertanian yang menggunakan burung hantu untuk menanggulangi serangan tikus.

burung hantu

Burung Hantu (picture by : omkicau.com),

Burung hantu lebih efektif dibandingkan pengendalian tikus menggunakan racun tikus, gropyokan (perburuan tikus melibatkan banyak orang secara bersama-sama dan serempak) dan lain-lain.

Sebagai predator alam, burung hantu jenis Serak Jawa (Tyto Alba) merupakan pemburu tikus yang paling populer dan andal, baik di perkebunan kelapa sawit maupun di pertanian padi.

Dalam pertanian, sepasang burung hantu bisa melindungi 25 hektare tanaman padi. Dalam waktu satu tahun, satu ekor burung hantu dapat memangsa 1300 ekor tikus.

Burung hantu pada umumnya bertempat tinggal pada gedung yang tinggi, di bawah jembatan atau pohon besar dan tinggi yang ada lubangnya atau ruangan yang tertutup.

Burung hantu jenis Tyto alba sebagai predator alami tentunya memerlukan tempat tinggal yang nyaman untuk istirahat dan bereproduksi.

Dalam pengembangan Tyto alba sebagai predator alami tentunya mempelajari perilaku hewan (animal behavior). Dengan mempelajari animal behavior Tyto alba akan lebih mudah dalam pengembangan Tyto alba di suatu wilayah.

Burung Tyto alba hanya mau bertempat tinggal dalam satu kelompok keluarganya atau berumah satu, Sehingga dalam satu lubang atau rumah hanya dihuni oleh satu keluarga Tyto alba saja.

Burung Tyto alba yang sudah besar berumur 7 sampai 9 bulan,secara alami akan berpasangan dan mencari rumah yang baru.

Minimnya pohon besar di tengah sawah, menjadi pemikiran untuk membuat rumah tempat tinggal bagi Tyto alba.

Hal ini yang menjadi pemikiran untuk membuat rumah burung hantu (Rubuha).

Penempatan Rubuha dalam areal sawah idealnya satu Rubuha untuk satu hektar sawah atau disesuaikan kebutuhan dengan jarak 100 meter.

Rumah burung hantu tersebut  diperlukan untuk rumah tinggal burung hantu, tempat bertelur dan membesarkan anak, mengintai tikus dan menghindari dari penembak/pemburu Tyto alba.

Adanya Rubuha (rumah burung hantu)  di suatu wilayah memerlukan komitmen dalam masyarakat dan perangkat pemerintah setempat dalam menjaga dan melestarikan Tyto alba.

Penyuluhan bagi masyarakat setempat untuk melarang berburu/menembak, menangkap, mengambil telur, mengganggu dan memperjualbelikan Tyto alba dan bagian-bagiannya.

rubuha

Rubuha ( Picture By : BPPKH Cinagara )

Cara Membuat Rumah Burung Hantu ( RUBUHA )

Ukuran rumah burung hantu di buat dengan panjang 60 cm  lebar 40 cm dan tinggi 50 cm . Pada sisi luar diberikan teras/tempat bertengger selebar 20 cm. Pintu dibuat di sisi kiri dengan ukuran panjang 12 cm dan lebar 10 cm, dan pintu dibuat tidak sejajar dengan dasar kandang dan diberi tinggi 5-10 cm dari dasar kandang. Pada rubuha diberi sekat pada bagian tengahnya sejajar dengan lebar kandang, untuk menjaga telur untuk berkumpul pada satu tempat.

Pada Kedua sisi kiri dan kanan  pentilasi berdiameter 2 cm agar cahaya tidak masuk pentilasi tersebut di tutup dengan peralon yang berbentuk “L”

Tiang Rubuha dibuat dengan cor beton atau kayu. Pembuatan dengan cor beton mempunyai keuntungan lebih awet dan lebih kuat terhadap terpaan angin.

Penempatan rubuha di pematang sawah dengan tinggi 3,5 sampai 4 meter dari permukaan tanah.

Baca Juga :

Gropyokan Efektif Basmi Tikus Sawah Hingga Kesarangnya

Cara Pengendalian Tikus Sawah (Rattus Argentiventer)

Sumber :

Wikipedia, BPPKH Cinagara.

Sekian Catatan NuansaTani.com Kali ini, Rubuha ( Rumah Burung Hantu ) selamat mencoba!!!

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Rumah Burung Hantu “RUBUHA” efektif mengendalikan Tikus"

Satu Respon

  1. author

    M. Sulkan1 tahun ago

    Lebih sempurna kalau dilengkapi dengan gambar pola atau maket untuk mempermudah cara pembuatan RUBUHA dan cara budidaya Burung hantu

    Balas

Tinggalkan pesan "Rumah Burung Hantu “RUBUHA” efektif mengendalikan Tikus"