Desaku
Nov25

Ragam Usaha BUMDes, Menuju Desa Sejahtera !!

0 komentar

Ragam Usaha BUMDes, Menuju Desa Yang Sejahtera !!

Ragam Usaha BUMDes

Ragam Usaha BUMDes ( Picture By : Kamar Usaha )

Sahabat NuansaTani.com Sebenarnya sebelum terbitnya :

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa, Sutoro Eko dkk telah menyampaikan 6 Jenis usaha yang dapat diselenggarakan oleh BUMDesa.

Ragam usaha BUMDes ini disampaikan dalam Policy PaperMembangun Badan Usaha Milik Desa Yang Mandiri, Kokoh Dan Berkelanjutan” yang diterbitkan kerjasama FPPD dengan ACCES pada bulan Januari 2014 .

Ragam usaha BUMDes tersebut diklasifikasikan ke-dalam 6 klasifikasi Aneka usaha BUMDesa sebagai berikut:

  • Serving: BUMDesa menjalankan ”bisnis sosial” yang melayani warga, yakni dapat melakukan pelayanan publik kepada masyarakat.

Dengan Demikian, BUMDes ini dapat memberikan social benefits kepada warga, meskipun tidak memperoleh economic profit yang terlalu besar.

Contoh jenis usaha Serving antara lain :

Usaha air minum desa baik pengelolaan air bersih maupun pengelolaan air minum (suling), usaha listrik desa, lumbung pangan, dll

  • Banking: BUMDes dapat menjalankan ”bisnis uang”, yang memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat di desa dengan bunga yang lebih rendah daripada bunga dari Pinjaman yang didapatkan masyarakat desa dari para rentenir desa atau bank-bank konvensional.

Contoh jenis usaha Banking yaitu : Bank desa atau lembaga perkreditan desa atau lembaga keuangan mikro desa, unit usaha dana bergulir dsb.

  • Renting: BUMDes dapat menjalankan bisnis penyewaan untuk melayani kebutuhan masyarakat setempat dan sekaligus untuk memperoleh pendapatan desa.

Ini sudah lama berjalan di banyak di desa, terutama desa-desa di Jawa.

Contoh jenis usaha Renting yaitu: Penyewaan traktor, perkakas pesta, gedung pertemuan, rumah toko, tanah, dan sebagainya.

  • Brokering: BUMDes Dapat menjadi “lembaga perantara” yang menghubungkan komoditas pertanian dengan pasar atau agar para petani tidak kesulitan menjual produk mereka ke pasar.

Atau BUM Desa menjual jasa pelayanan kepada warga dan usaha-usaha masyarakat.

Contoh jenis usaha Brokering yaitu: Jasa pembayaran listrik, PAM, Telp, Jasa Perpanjangan Pajak Kendaraan Bermotor dll.

Desa juga dapat mendirikan pasar desa untuk memasarkan produk-produk yang dihasilkan masyarakat.

  • Trading: BUMDes dapat menjalankan bisnis yang berproduksi dan/atau berdagang barang-barang tertentu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun dipasarkan pada sekala pasar yang lebih luas.

Contoh jenis usaha Trading antara lain: Pabrik es, pabrik asap cair, hasil pertanian, sarana produksi pertanian, dll.

  • Holding: BUMDes dapat di jadikan sebagai ”usaha bersama”, atau sebagai induk dari unit-unit usaha yang ada di desa, dimana masing-masing unit yang berdiri sendiri-sendiri ini, diatur dan ditata sinerginya oleh BUM Desa agar tumbuh usaha bersama.

Contoh jenis usaha Holding yaitu:

  1. Kapal desa yang di buat dengan skala besar untuk mengorganisir dan mewadahi nelayan-nelayan kecil
  2. ”Desa wisata” yang dapat mengorganisir berbagai jenis usaha dari kelompok masyarakat: makanan, kerajinan, sajian wisata, kesenian, penginapan, dll.

Pada saat diskusi penyusunan Policy Paper muncul adanya satu klasifikasi jenis usaha lain yang sebenarnya dapat diselenggarakan oleh BUMDesa yakni :

  • Contracting. Yaitu usaha kemitraan yang dapat dilakukan oleh Unit Usaha dalam BUMDes dengan Pemerintah Desa atau pihak lain.

Misalnya Unit Usaha ”Pemborong/ Pengembang” untuk mengerjakan ”proyek” pembangunan fisik desa,

seperti: pembuatan talut, pengerasan jalan, rumah sederhana dan pembangunan sarana prasarana (sapras) lain yang ber-skala desa.

Pembangunan sapras tersebut berkualifikasi tidak memerlukan kompetensi teknis yang rumit alias dapat dikerjakan oleh warga desa yang berprofesi sebagai tukang bangunan.

Contoh unit usaha lain dari jenis usaha ini yakni dibentuknya Unit Usaha Cleaning Service untuk membersihkan gedung perkantoran atau perusahaan yang beroperasi di desa tersebut, atau dibentuknya Unit Usaha Catering untuk memenuhi kebutuhan ”makan siang/ konsumsi rapat”.

Jenis usaha ini sangat selaras dengan asas Rekognisi dan Subsidiaritas yang diamanahkan dalam UU 6/2014 tentang desa.

Melalui berbagai Aneka usaha BUMDes ini, berbagai kebutuhan dasar warga desa diharapkan dapat diwadahi dan dipenuhi.

Selanjutnya pemilihan jenis/unit usaha diserahkan kepada Pengurus BUMDesa untuk menginventarisasi aneka kebutuhan dan potensi yang dimilikinya.

Baca Juga : Inilah Kegiatan BUMDes yang Dapat Didanai Oleh Dana Desa,

Adapun penetapan unit usaha yang akan diselenggarakan sebaiknya senantiasa dimusyawarahkan terlebih dahulu dalam forum Musdes (kekuasaan tertinggi pada BUMDesa) karena setiap unit usaha yang dibentuk mengandung resiko.

Untuk itu disarankan dilakukan studi kelayakan dan bisnis plan terlebih dahulu sebelum unit usaha tersebut operasional.

Sekian Catatan NuansaTani.com, Ragam Usaha BUMDes, Menuju Desa Yang Sejahtera !! semoga Bermanfaat…

 

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Ragam Usaha BUMDes, Menuju Desa Sejahtera !!"

Tinggalkan pesan "Ragam Usaha BUMDes, Menuju Desa Sejahtera !!"