Hama dan Penyakit, Info Praktis
Okt26

Pestisida Nabati Ramah Lingkungan

0 komentar
Pestisida Nabati Ramah Lingkungan

Pestisida Nabati Ramah Lingkungan (Picture By : foreibanjarbaru.or.id)

Assalamualaikum sahabat nuansatani.com

Pestisida Nabati merupakan bahan aktif tunggal atau majemuk yang berasal dari tumbuhan yang dapat digunakan untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Pestisida nabati atau disebut juga pestisida alami dapat berfungsi sebagai penarik, penolak pembunuh, antifertilitas (Pemandul), dan bentuk lainnya.

Pestisida nabati lebih ramah lingkungan karena pestidia alami ini lebih mudah terurai di alam sehingga relatif aman bagi manusia dan lingkungan.

Pestisida alami ini akan membunuh hama pada waktu di aplikasikan, setelah hama mati/terbunuh maka residunya akan cepat menghilang di alam.

Sehingga tanaman terbebas dari residu pestisida dan aman untuk dikonsumsi.

Terdapat banyak jenis tumbuhan di indonesia yang dapat di jadikan sebagai pestisida nabati, meskipun saat ini pemanfaatannya belum dilakukan secara maksimal.

Beberap jenis tumbuhan dapat dikelompokan berdasarkan sifat dan kemampuannya dalam mengendalikan OPT.

Walau pun terdapat beberapa jenis tumbuhan yang dapat berperan ganda atau tidak hanya mengendalikan satu jenis opt saja.

Ada pun jenis-jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai pestisida alami untuk mengendalikan OPT.

Tembakau ( Nicotiana tabacum)

Bahan aktif : Nikotin

OPT sasaran : ulat pengulung daun, ulat grayak kedelai, WBC (Wereng Batang Coklat)

Cara Pembuatan : Pengendalian WBC. daun tembakau sebanyak 0,25 kg direbus dalam air 5 liter selama 0,5 jam, tambah 30 gram sabun lalu disaring, penggunaan 1 bagian di gunakan larutan 4 bagian yang digunakan air.

Pengendalian ulat penggulung daun dan ulat grayak kedelai,daun tembakau dimasukan kedalam kaleng dan disiram dengan air panas 4 liter, kemudian disaring dan larutan kedalam air dengan konsentrasi 60 cc /15 liter air, siap di aplikasikan

Sirsak ( Annonia muricata L )

Bahan Aktif : Anonain

OPT Sasaran : Walang Sangit, WBC, Ulat, Thrips

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan daun dan biji, pengendalian walang sangit, yaitu 50 lembar daun sirsak, diramas-remas di camur 1 ons tembakau, direndam dalam 1 liter air, selama 24 jam,, kemudian disaring dan larutan tersebut dilarutkan untuk 28 liter air kemudian siap diaplikasikan.

Pengendalian Ulat dan thrips , daun sirsak 50-100 lembar, ditumbuk halus, dan ditambah 5 liter air dan 15 gr deterjen diaduk rata dan rendam semalam, 1 liter larutan diencerkan untuk 5-10 liter air dan siap di aplikasikan.

Picung/Kluwek (Pagium edule)

Bahan Aktif : Asam sianida

OPT Sasaran : walang sangit, Kresek

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan daun dan biji, buah picung, dihancurkan kemudian direndam dalam air selama sehari semalam, hasil rendaman dilarutkan dalam 10 liter air kemudian disemprotkan.

Pinus (Pinus Merkusii jungh & De Vr)

Bahan Aktif : Saponin, Flavonoid, polifenol

OPT Sasaran : WBC (Wereng Batang Coklat )

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan batang, serbuk gergaji kayu pinus dijemur sampai kering kemudian di sebarkan kelahan persemaian pada pagi hari.

Tephrosia (Tephrosia vogeli)

Bahan Aktif : Tephrosin, deguelin

OPT Sasaran : Serangga, Tikus, Siput Murbey, Pengerek Tongkol Kedelai

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan daun dengan dibuat Ekstrak

Gadung ( Discorea hispida)

Bahan Aktif : Diosgenin, Seteroid

OPT Sasaran : Walang Sangit, siput murbey, ulat, hama penghisap,

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan umbi, umbi gadung seberat 5 kg diparut kemudian direndam dalam air 10 liter. 1 liter air rendaman dilarutkan dengan 14lite air untuk di aplikasikan.

Sirih (Piper bettle)

Bahan Aktif : Minyak Atsiri, seskuiterpen, pati, diatase, gula, zat samak, dan chavicol

OPT Sasaran : Walang sangit

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan daun, daun sirih ditumbuk halus dan campurkan dengan air secukupnya, kemudian disaring, air saringan di campurkan dengan 1 liter air kemudian di semprotkan/ di aplikasikan.

Masih banyak lagi jenis tanaman yang dapat di jadikan pestisida nabati Baca Selanjutnya di Perstisida Nabati Ramah Lingkungan Part II…

Sumber : Pedoman Pengendalian OPT tanaman Pangan

 

Tag:
Rating artikel ini!

Penulis: 

author

Posting terkait "Pestisida Nabati Ramah Lingkungan"

Tinggalkan pesan "Pestisida Nabati Ramah Lingkungan"