Hama dan Penyakit, Info Praktis
Okt27

Pestisida Nabati Ramah Lingkungan Part II

0 komentar
Pestisida alami

Pestisida Alami Srikaya (Picture By : ervinawibi14.blogspot.co.id)

Sahabat nuansatani.com

Kali ini kita akan bahas tentang jenis-jenis tanaman yang dapat di jadikan sebagai pestisida alami /nabati, yang sebelumnya sebagian dibahas di Pestisida Alami /Nabati Ramah Lingkungan Part I.

Bagi yang belum baca !! baca dulu ya Pestisida Nabati Ramah Lingkungan Part I

Untuk selanjutnya tanaman yang dapat dijadikan pestisida alami / nabati adalah sebagi berikut :

Srikaya (Annona squamosa)

Bahan Aktif : Annonain, dan resin

OPT Sasaran : Hama Kacang Hijau

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan biji, Biji yang lebih tua ditumbuk sampai halus, tepung yang terbuat dari 20 butir biji di campur dengan 1 liter air, sebagai bahan perekat bisa ditambah air sabun.

Lengkuas ( Alpinia galanga) & Jahe ( Zingiber officinale)

Bahan Aktif : Minyak Astiri, flavonoid, fenol, terpenoid

OPT Sasaran : Ulat Grayak Kedelai

Cara Pembuatan : bagian yang digunakan rimpang, lengkuas dan jahe ditumbuk atau diparut, kemudian diperas untuk diambil sarinya kemudian diambil air secukupnya untuk disemprotkan pada areal tanaman yang terserang.

Kenikir (Cosmos caudatus)

Bahan Aktif : Saponin, flavonoid

OPT Sasaran : Wereng, serangga

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan Daun, daun secukupnya ditambah 3 siung bawang putih, 2 cabai rawit direbus lalu disaring , penggunaan di campur dengan air cabai.

Sembung ( Bluemea balsamifera)

Bahan Aktif : Borneol, sineol, limonen,D.M eterflorasetofenon

OPT Sasaran : Sipur Murbey

Cara Pembuatan : bagian yang digunakan Daun

Jengkol ( Archidendron pauciflorum )

Bahan aktif : Asam jengkolat, ureum, belerang

OPT Sasaran : Tikus

Cara pembuatan : bagian yang digunakan buah, buah jengkol di iris kecil-kecil kemudian disebar di sawah yang berair.

Jarak ( Ricinus communis)

Bahan Aktif : Alkaloid, dan rocinin

OPT Sasaran : Ulat, Penghisap polong

Cara Pembuatan : bagian yang digunakan biji, 1 kg biji jarak ditumbuk halus dan dicampurkan dengan 2 liter air kemudian dipanaskan selam 10 menit, ditambah 2 sendok makan minyak tanah dan sabun, ramuan disaring dan dilarutkan dalam 10 liter air.

Tuba (Derris elliptica)

Bahan Aktif : Rotenon

OPT Sasaran : Walang sangit, Siput Murbey

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan akar dan kulit kayu, caranya akar dan kulit kayu ditumbuk kemudian dicampur dengan air lalu disaring, 6 sendok larutan dicamur dengan 3 liter air, dapat ditambahkan sebagai perekat.

Mimba ( Azadirachta indica)

Bahan Aktif : Azandirachtin, meliantriol, salanin

OPT Sasaran : Wereng Batang Coklat, ulat, kutu, kumbang, pengerek batang, jamur tular tanah

Cara Pembuatan : bagian yang digunakan daun dan biji,1 kg daun dan biji di tumbuk, lalu direbus dengan air 5 liter dan didinginkan selama semalam kemudian di saring.

Pinang ( Areca catthecu )

Bahan Aktif : Orecoline

OPT Sasaran : Siput Murbey

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan Biji, Caranya biji pinang ditumbuk kemudian disebarkan kesawah.

Mindi (Melia Azedarach)

Bahan aktif : Azadirachtin, meliantriol, salanin, nimbin

OPT Sasaran : Wereng Batang Coklat, Ulat Grayak, Penyakit bercak daun

Cara Pembuatan : bagian yang digunakan daun, biji, caranya daun mindi 50 gr direndam dalam air 1 liter, campur dengan sedikit deterjen, dan di endapkan semalam, atau biji mindi 5% yang dilarutkan dalam air dan ditambahkan deterjen dapat digunakan sebagai insektisida.

Jaringau/ Dringo (Acorus calamus linn)

Bahan Aktif : Asarone, kolamenol

OPT Sasaran : Wereng Batang Coklat, Walang Sangit.

Cara Pembuatan : Bagian yang digunakan Rimpang, Ekstrak Rimpang jaringau diambil, 1% atau 10 gr rimpang dalam 1 liter air yang ditambahkan 0,1% atau 1 cc deterjen dan diendapkan semalam.

Bitung (Barringtonia acutangula)

Bahan Aktif : Saponin dan triterpenoids

OPT Sasaran : Serangga

Cara Pembuatan : bagian yang digunakan biji, biji dapat langsung digunakan dengan mencampurnya dengan pelarut atau dibuat tepung.

Sekian catatan nuansatani.com kali ini, pestisida alami/nabati ramah lingkungan Part II, semoga dapat menjadi referensi, dalam mengendalikan OPT di pertanaman anda, semoga bermanfaat..

sumber : Pedoman Pengendalian OPT Tanaman Pangan.

Baca Juga : Budidaya tanaman padi SRI (System of Rice Intensification)

Tag:
Rating artikel ini!

Penulis: 

author

Posting terkait "Pestisida Nabati Ramah Lingkungan Part II"

Tinggalkan pesan "Pestisida Nabati Ramah Lingkungan Part II"