Hama dan Penyakit
Mar19

Penyebab Keriting Daun Cabai dan Cara Mengatasinya

5 comments

Sahabat NuansaTani.com,kali ini kita akan membahas tentang salah satu masalah yang di sebabkan oleh OPT ( Organisme Pengganggu Tumbuhan ) yang sering di hadapi oleh para pembudidaya  cabai,….ya keriting daun Cabai !!

Yuk Kita simak dan baca bersama..

Keriting Daun Pada daun Cabai disebabkan oleh gangguan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) berupa hama,  setidaknya ada tiga hama yang serangannya dapat menyebab daun cabai menjadi keriting yaitu :

  • Thrips
  • Tungau
  • Aphids

Ke 3 hama tersebut merupakan OPT yang tergolong jenis hama kutu-kutuan. hama-hama ini dapat menyerang kapan saja, dimana saja dan menyerang jenis cabai apa saja.

Hama thrips, tunggau,dan Aphids memiliki cara menyerang tanaman cabai yang hampir sama, Namun, gejala serangan dan akibat serangan sangat berbeda.

Serangan dari ketiga jenis kutu-kutuan tersebut sama-sama menyebabkan keriting dan mengkerut pada daun cabai.

akan tetapi jika kita perhatikan dengan seksama serangan akibat ke tiga hama tersebut sangat berbeda.

Baca Juga : Tips Sukses Menanam dan Budidaya Cabai Rawit di Pot dan Polybag agar Berbuah Lebat

Hama aphids dikenal dengan sebutan kutu daun dan tidak menyebabkan daun rontok, sedangkan thrips dan tungau selain menyebabkan keriting juga menyebabkan kerontokan pada daun cabai.

Berikut 3 tiga hama kutu penyebab keriting daun cabai, dan Cara mengatasinya :

keriting daun cabai

Thrips Pada Bunga Cabai ( Picture by :saung sumberjambe )

Thrips ( Thrips Tabacci )

Thrips Penyebab keriting daun cabe yang pertama, Hama Thrips merupakan hama kutu yang berukuran tubuh sangat kecil, ukuran panjang tubuhnya berkisar 1 -1,2 mm, berwarna hitam dengan bercak merah.

Thrips dewasa memiliki sayap dan berambut pada tubuhnya, sedangkan pada fase nimpa hama thrips tidak memiliki sayap dan berwarna kekuningan.

Pada musim hujan hama Thrips berlindung di bagian bawah tanaman atau daun tanaman cabai, pada musim panas ketika suhu panas mereka berpindah ke tanaman lainnya.

Hama thrips memiliki mobilitas yang sangat tinggi, hama ini mampuh meloncat dari tanaman ke tanaman yang lainnya.

Hama Thrips dapat dilihat dengan kasat mata pada bunga-bunga tanaman cabai, dan diatas permukaan daun cabai.

Thrips menyerang dengan cara menghisap cairan pada daun cabai.

Gejala Serangan Thrips

keriting daun cabai

Gejala Serangan Thrips ( Sumber gambar :saungsumberjambe.blogspot.com)

Thrips menyerang daun cabai yang masih muda atau pucuk daun, daun cabai keriting, mengkerut dan melengkung ke atas, Daun Cabai yang terserang thrips berwarna keperakan dan mudah rontok.

Serangan hama thrips juga mengakibatkan kerontokan bunga cabai, dan mengakibatkan penurunan produktifitas.

Pengendalian hama Thrips

Adapun cara pengendalian hama thrips sebagai berikut :

  • Sanitasi lahan / membersihkan gulama
  • Gunakan mulsa platik hitam perak.
  • Jarak tanam tidak terlalu rapat
  • Sebaiknya tidak menanam pada lahan bekas tanaman cabe, tomat, bawah merah, jeruk atau tanaman lainnya yang disukai oleh hama ini.
  • Jauh dari lokasi tanaman cabe lainnya. Jika kondisi tidak memungkinkan, batas kedua lokasi tanamancabai bisa ditanami jagung, tanaman refugia atau tanaman lainya sebagai perisai berpindahnya hama.
  • Aplikasi Pestisida ( akarisida ) yang berbahan aktif abamectin misalnya : demolish, agrimac, bamex, calebtin, atau alfamex.

Tungau ( Mites )

Tungau, Penyebab keriting daun Cabai yang kedua, tungau berukuran tubuh sangat kecil, dan memiliki delapan kaki, dan bersembunyi di bawah permukaan daun.

Serangan hama tungau dapat meluas dengan cepat pada musim kemarau, kerena pada suhu tinggi (lebih dari 27 o C) hama tungau lebih cepat berkembang biak.

telur tungau dapat menetas dalam waktu 3 hari kemudian menjadi dewasa dalam waktu yang relatif singkat yaitu setelah berumur 5 hari.

Gejala Serangan Tungau

tungau

Tungau ( picture by : mitalom.com )

Gejala serangan tungau yang paling menonjol adalah daun keriting dan melengkung kebawah, tungau berada di bawah permukaan daun dan menyerang dengan cara menghisap cairan daun cabai.

Serangan tungau menyebabkan rusaknya jaringan klorofil dan mengakibatkan daun keriting, menggulung ke bawah, daun mengecil dan rontok serta terhambatnya proses potosintesis.

Daun cabai yang terserang berwarna kecoklatan, keriting, mengecil dan rontok.

Selain menyerang daun tungau juga menyerang batang muda dan pucuk tanaman dan bisa mengakibatkan kerontokan pada bunga cabai.

Cara mengendalikan tungau

  • Menjaga Kebersihan lahan/lingkungan
  • Gunakan Mulsa Plastik Hitam Perak
  • Tanaman cabe sebaiknya jangan berdekatan dengan tanaman semangka, kacang panjang, dan melon.
  • Hindari penanaman di lahan bekas tanaman cabai.
  • Gunakan insektisida yang mengandung fipronil atau diafenthiuron. Semprotkan pada tanaman yang terserang hama, dengan waktu penyemprotan yang efektif dilakukan pada sore hari.

Aphids

Aphids Penyebab Keriting daun cabai ketiga, aphids yang lebih dikenal dengan sebutan kutu daun, berbeda dengan thrips dan tungau aphids berukuran lebih besar, dan tidak mudah meloncat atau berpindah.

Hama aphids berwarna hijau kehitaman, ada yang bersayap dan tidak bersayap.

kutu daun (aphids) tidak hanya menyerang daun tapi juga menyerang batang tanaman cabai.

Aphids atau kutu daun menyerang dengan mengisap cairan daun dan batang tanaman cabai,

Aphids biasanya bersembunyi di bawah permukaan daun atau bergerombol pada batang tanaman cabai.

Gejala Serangan Aphids atau Kutu Daun

Gejala serangan kutu daun ( Aphids ) sangat mudah di kenali, yaitu jika terlihat banyak semut yang bergerombol pada tanaman cabai.

Kutu daun

Kutu daun ( Aphids )pada Cabai

Daun dan batang tanaman cabai yang terserang akan mengkerut , keriting serta terhambat pertumbuhannya.

Aphids atau kutu daun mengeluarkan embun madu ( Honeydew ) yang sangat disukai semut, serta menyebabkan pertumbuhan jamur embun jelaga, dan menghambat fotosintesis.

Daun yang terserang berwarna hitam, pertumbuhan terhambat, keriting, dan pertumbuhan tidak normal.

Aphids juga menyukai dan sering menyerang kacang panjang.

Cara Pengendalian Aphids atau Kutu daun

  • Menjaga kebersihan lahan dari gulma.
  • Gunakan mulsa plastik hitam perak.
  • Hindari penanaman di lahan bekas tanaman kacang panjang
  • Tidak melakukan tumpangsari cabai dengan kacang panjang.
  • Kontrol tanaman cabai secara manual, periksa daun tanaman secara teratur, temukan apakah ada tanda kutu daun. Aphids biasanya suka bergerombol di balik daun, terutama pada daun muda dan pucuk tanaman.
  • Jika serangan tidak terlalu banyak, cegah dengan cara mekanis yaitu membunuh langsung memakai tangan.
  • Aphids dan semut memiliki hubungan simbiosis mutualisme, hubungan saling menguntungkan, dimana semut dapat melindungi aphid dari pemangsa, sementara semut diuntungkan dengan cairan manis yang dihasilkan/dikeluarkan oleh Aphid. Oleh karena itu jangan menanam tanaman di dekat tanaman-tanaman habitat semut.
  • Gunakan pestisida nabati
  • Aplikasi pestisida (insektisida) seperti, curacron, regent, jargon atau marshal.

Sekian Catatan kali Ini, Penyebab Keriting Daun Cabai dan Cara mengatasinya, Semoga beramanfaat.. Salam sukses NuansaTani.com

 

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Penyebab Keriting Daun Cabai dan Cara Mengatasinya"

5 Respon

  1. author

    muh rudi afrianto2 tahun ago

    tapi gimama kalau kita bsa tanan lagi kalau cuma 1 lokasi dan bekas cabe lama

    Balas
    • author
      Penulis

      Admin2 tahun ago

      tentunya petani harus lebih siap dalam menghadapi masalah hama tersebut…

      Balas
  2. author

    andik sugianto1 tahun ago

    Bgamna cara mengatasi kriting daun tsbt Menggunakan bahan2 organik pak, apa ada cara yg di rekomendasikan..

    Balas
  3. author

    Kembang Langit7 bulan ago

    Trims telah berbagi

    Balas
  4. author

    Kembang Langit7 bulan ago

    Trims, informasi yang lengkap bagi petani.

    Balas

Tinggalkan pesan "Penyebab Keriting Daun Cabai dan Cara Mengatasinya"