Hama dan Penyakit
Des8

Penyakit Kuning/Virus Kuning Pada Tanaman Cabai

0 komentar

Penyakit Kuning/Virus Kuning Pada Tanaman Cabai

Sahabat NuansaTani.Com Salah satu penyakit penting pada tanaman cabai adalah penyakit kuning yang disebabkan oleh virus Gemini.

Penyakit Kuning/Virus Kuning Pada Tanaman Cabai

Penyakit Kuning/Virus Kuning Pada Tanaman Cabai

Gejalanya berupa helai daun yang mengalami perubahan warna dengan bagian tulang daun memutih (vein clearing), lalu gejala akan berkembang menjadi warna kuning, bagian tulang daun menebal, dan daun mengeriting ke arah atas.

Infeksi lebih lanjut menyebabkan daun-daun mengecil dan berwarna kuning terang.

Jika tanaman terserang pada umur muda, biasanya tanaman menjadi kerdil dan tidak berbuah.

Penyakit yang disebabkan oleh virus memang relatif sulit dikendalikan dan hingga saat ini belum ada pestisida yang dapat mematikan virus, sehingga tindakan yang paling tepat adalah upaya pencegahan.

Penyakit kuning dapat ditularkan oleh serangga kutukebul (Bemisia tabaci) sehingga serangga penularnya juga harus dikendalikan.

Langkah-langkah pencegahan dan pengendalian penyakit kuning antara lain:

  1. Penanaman varietas yang agak tahan (karena belum ada yang benar-benar tahan terhadap serangan virus kuning)
  2. Pemberian pupuk organik (pupuk kandang/kompos)
  3. Penggunaan bibit yang sehat dan tidak berasal dari daerah yang pernah terserang penyakit kuning
  4. Pergiliran tanaman dengan tanaman yang bukan inang virus. Disarankan setelah menanam cabai tidak menanam tanaman dari famili Solanaceae (tomat, kentang, terung,  tembakau), dan Cucurbitaceae (mentimun). Pergiliran tanaman diusahakan dilakukan secara serempak dalam satu musim tanam
  5. Menanam tanaman pembatas, misalnya jagung, untuk mencegah masuknya serangga penular virus
  6. Melakukan sanitasi di sekitar pertanaman, terutama mengendalikan tumbuhan pengganggu (gulma) dari jenis babadotan, bunga kancing, dan ciplukan yang bisa menjadi tanaman inang bagi virus
  7. Menggunakan sistem tanam tumpang sari, misalnya cabai dengan kubis, untuk menekan populasi kutukebul
  8. Menggunakan mulsa, misalnya mulsa jerami atau mulsa plastik perak
  9. Memanfaatkan musuh alami untuk mengendalikan serangga penular virus, misalnya kumbang Menochilus sexmaculatus
  10. Mencabut dan memusnahkan tanaman yang sakit agar tidak menjadi sumber penularan ke tanaman lain yang masih sehat
  11. Sebagai langkah terakhir, penggunaan pestisida sesuai anjuran untuk mengendalikan serangga penular virus

Agar usaha pengendalian berhasil diperlukan peran aktif petani untuk selalu mengamati/memantau kondisi pertanamannya sejak di pembibitan sehingga gejala penyakit dapat diketahui sejak awal dan penyebarannya pun dapat dicegah sejak awal.

Sekian Catatan NuansaTani.Com Kali Ini, Penyakit Kuning/Virus Kuning Pada Tanaman Cabai !! Semoga Bermanfaat !!

(Sumber: Direktorat Perlindungan Tanaman Hortikultura 2007)

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Penyakit Kuning/Virus Kuning Pada Tanaman Cabai"

Tinggalkan pesan "Penyakit Kuning/Virus Kuning Pada Tanaman Cabai"