Hama dan Penyakit
Sep28

Pengendalian Hama Terpadu (PHT)

1 komentar
pengendalian Hama Terpadu ( PHT )

Proses Pengamatan Petakan (PHT)

Hama dan penyakit (OPT) pada tanaman merupakan salah satu masalah utama di setiap budidaya tanaman, tentunya pada tingkat serangan tertentu,  gangguan yang di sebabkan OPT dapat menyebabkan kehilangan hasil yang cukup tinggi bahkan gagal panen/puso, untuk itu perlu adanya solusi yang tepat untuk mengendalikan hama penyakit tersebut, ya salah satunya adalah Pengendalian Hama Terpadu (PHT),

Apa itu Pengendalian Hama Terpadu??

Pengendalian Hama Terpadu (PHT) adalah suatu cara pendekatan atau konsep tentang pengendalian OPT yang berdasarkan pada pertimbangan ekologi dan ekonomi melalui pengelolaan ekosistem yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Dengan demikian konsep PHT telah sejalan dengan paradigma pembangunan Agribisnis, Konsep PHT muncul dan berkembang sebagai koreksi terhadap kebijakan pengendalian hama konvensional untuk menekan penggunaan pestisida, karena penggunaan pestisida dalam pengendalian secara konvensional ini secara tidak langsung sangat merugikan baik dari segi ekonomi,kesehatan maupun lingkungan sebagai akibat penggunaan pestisida yang tidak tepat dan berlebihan.

Pengendalian hama terpadu (Integrated Pest Management) diterapkan dengan memadukan semua teknik atau metode pengendalian OPT yang kompatibel, Teknik yang dapat di manfaatkan antara lain:

Pengendalian alamiah/hayati

Teknik Pengendalian OPT yang di lakukan dengan memanfaatkan atau memanipulasi musuh alami untuk menurunkan atau mengendalikan populasi OPT,pengendalian hayati dalam pengertian ekologi didefinisikan sebagai pengaturan populasi OPT dengan musuh-musuh alami hingga kepadatan populasi OPT tersebut berada di bawah ambang pengendalian,pengendalian hayati di antaranya : Musuh alami.agensi hayati, pestisida nabati.

Pengelolaan agroekosistem melalui usaha bercocok tanam, yang bertujuan agar lingkungan pertanaman menjadi tidak sesuai untuk perkembangan OPT dan mendorong berfungsinya Agensi hayati.

Beberapa teknik bercocok tanam :

  • Penanaman Varietas Tahan
  • Penanaman Benih Sehat dan Bermutu
  • Pergiliran tanam dan pergiliran Varietas yang memiliki gen ketahanan yang berbeda.
  • Tanam secara Jajar Legowo
  • Tanam secara serempak
  • Pengelolaan tanah dan air
  • Pemupukan berimbang sesuai dengan kebutuhan tanaman
  • Pengelolaan gulma dan tumbuhan liar/sanitasi lingkungan

Pengendalian Fisik

Bertujuan untuk mengurangi Populasi OPT dengan mengganggu kondisi fisiologis OPT, dan memanipulasi lingkungan fisik sehingga kurang sesuai bagi perkembangan OPT.

Pengendalian Mekanik

Pengendalian mekanik bertujuan untuk mengurangi populasi OPT secara langsung dengan Tangan atau dengan menggunakan alat dan bahan lain, sehingga memerlukan tenaga yang lebih banyak,yang dapat di lakukan dengan gerakan masal dan harus di lakukan secara terus menerus dengan mempelajari sifat-sifat dari hama tersebut agar pengendalian lebih efektif dan efisien

Pengendalian Kimiawi

Taktik mengendalikan OPT yang di lakukan secara sengaja dengan memanfaatkan bahan kimiawi untuk menurunkan dan mengendalikan populasi OPT.

Pengendalian spesifik lokasi

Pengendalian spesifik lokasi adalah teknik pengendalian yang di sesuaikan dengan kondisi ekosistem,sosial,dan ekonomi masyarakat setempat yang di terapkan untuk mengelola agroekosistem dengan memperhatikan perisip-perinsip PHT.

Integrated Pest Management (PHT)

Semoga bermanfaat dan tanaman yang kita budidayakan aman dari gangguan hama penyakit tanaman…!!

Rating artikel ini!
Pengendalian Hama Terpadu (PHT),4.75 / 5 ( 4voting )

Penulis: 

author

Posting terkait "Pengendalian Hama Terpadu (PHT)"

Satu Respon

  1. 6 Tepat Penggunaan Pestisida dalam pengendalian OPT2 tahun ago

    […] pengelolaan agroekosisitem dengan memadukan teknik-teknik pengendalian OPT yang ramah lingkungan, pelajari selengkapnya Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pengambilan keputusan adalah hal penting dalam penggunaan pestisida, pengambilan keputusan yang […]

    Balas

Tinggalkan pesan "Pengendalian Hama Terpadu (PHT)"