Hama dan Penyakit
Des16

Pengaruh Pestisida Terhadap Kesehatan Manusia, Ini Harus Anda Ketahui !!

0 komentar

Pengaruh Pestisida Terhadap Kesehatan Manusia, Ini Harus Anda Ketahui !!

Sahabat NuansaTani.Com Pestisida masuk ke dalam tubuh manusia dengan cara sedikit demi sedikit dan mengakibatkan keracunan kronis.

Pengaruh Pestisida Terhadap Kesehatan Manusia, Ini Harus Anda Ketahui !!

Pengaruh Pestisida Terhadap Kesehatan Manusia, Ini Harus Anda Ketahui !!

Bisa pula berakibat racun akut bila jumlah pestisida yang masuk ke tubuh manusia dalam jumlah yang cukup

Keracunan Kronis

Pemaparan kadar rendah dalam jangka panjang atau pemaparan dalam waktu yang singkat dengan akibat kronis.

Keracunan kronis dapat ditemukan dalam bentuk kelainan syaraf dan perilaku (bersifat neuro toksik) atau mutagenitas.

Selain itu ada beberapa dampak kronis keracunan pestisida, antara lain:

  1. Pada syaraf Gangguan otak dan syaraf yang paling sering terjadi akibat terpapar pestisida selama bertahun-tahun adalah masalah pada ingatan, sulit berkonsentrasi, perubahan kepribadian, kelumpuhan, bahkan kehilangan kesadaran dan koma.
  2. Pada Hati (Liver)Karena hati adalah organ tubuh yang berfungsi untuk menetralkan bahan-bahan kimia beracun, maka hati itu sendiri sering kali dirusak oleh pestisida apabila terpapar selama bertahun-tahun. Hal ini dapat menyebabkan Hepatitis.
  3. Pada Perut Muntah-muntah, sakit perut dan diare adalah gejala umum dari keracunan pestisida. Banyak orang-orang yang dalam pekerjaannya berhubungan langsung dengan pestisida selama bertahun-tahun, mengalami masalah sulit makan. Orang yang menelan pestisida ( baik sengaja atau tidak) efeknya sangat buruk pada perut dan tubuh secara umum. Pestisida merusak langsung melalui dinding-dinding perut.
  4. Pada Sistem Kekebalan, Beberapa jenis pestisida telah diketahui dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh manusia dengan cara yang lebih berbahaya. Beberapa jenis pestisida dapat melemahkan kemampuan tubuh untuk menahan dan melawan infeksi. Ini berarti tubuh menjadi lebih mudah terkena infeksi,atau jika telah terjadi infeksi penyakit ini menjadi lebih serius dan makin sulit untuk disembuhkan.
  5. Pada SistemHormon.Hormon adalah bahan kimia yang diproduksi oleh organ-organ seperti otak, tiroid, paratiroid, ginjal, adrenalin, testis dan ovarium untuk mengontrol fungsi-fungsi tubuh yang penting. Beberapa pestisida mempengaruhi hormon reproduksi yang dapat menyebabkan penurunan produksi sperma pada pria atau pertumbuhan telur yang tidak normal pada wanita. Beberapa pestisida dapat menyebabkan pelebaran tiroid yang akhirnya dapat berlanjut menjadi kanker tiroid.

Keracunan akut.

Keracunan akut terjadi apabila efek keracunan pestisida langsung pada saat dilakukan aplikasi atau seketika setelah aplikasi pestisida.

  1. Efek akut lokal, yaitu bila efeknya hanya mempengaruhi bagian tubuh yang terkena kontak langsung dengan pestisida biasanya bersifat iritasi mata,hidung,tenggorokan dan kulit.
  2. Efek akut sistemik, terjadi apabila pestisida masuk kedalam tubuh manusia dan mengganggu sistem tubuh. Darah akan membawa pestisida keseluruh bagian tubuh menyebabkan bergeraknya syaraf-syaraf otot secara tidak sadar dengan gerakan halus maupun kasar dan pengeluaran air mata serta pengeluaran air ludah secara berlebihan, pernafasan menjadi lemah/cepat (tidak normal).

Cara pestisida masuk kedalam tubuh :

  1. Kulit, apabila pestisida kontak dengan kulit.
  2. Pernafasan, bila terhisap
  3. Mulut, bila terminum/tertelan.

Karena terdapat berbagai jenis pestisida dan ada berbagai cara masuk pestisida kedalam tubuh maka keracunan pestisida dapat terjadi dengan berbagai cara.

Baca Juga : Karakteristik Pestisida, Apa Saja?

Keadaan-keadaan yang perlu segera mendapatkan perhatian pada kemungkinan keracunan pestisida adalah

Umum – Kelelahan dan rasa lelah yang maksimal

Kulit – Rasa terbakar, iritasi, keringat berlebihan, bercak pada kulit. Gatal, rasa terbakar,

Mata – berair, gangguan penglihatan/kabur, pupil dapat menyempit atau melebar

Saluran cerna – Rasa terbakar pada mulut dan tenggorokan, hiper salivasi, mual, muntah, nyeri abdomen, diare.

Sistem nafas – Batuk, nyeri dada dan sesak, susah bernafas dan nafas berbunyi

Pertolongan pertama korban keracunan akut pestisida di lapangan

Sikap dalam menghadapi keracunan akut pestisida. Segera lakukan pertolongan pertama dan jangan menunggu datangnya ahli untuk menolong.

  1. Bekerja dengan tenang sesuai dengan metode.
  2. Hindari kontaminasi diri selama melakukan pengobatan.
  3. Tentukan tindakan apa yang harus lebih dahulu dilaksanakan : mengatasi pernafasan, menghentikan kontak lebih lanjut.

Tindakan dekontaminasi

  1. Akhiri paparan : Pindahkan penderita, jauhkan dari kontaminasi selanjutnya. Hindarkan kontak kulit dan/atau inhalasi dari uap atau debu pestisida.
  2. Tanggalkan pakaian yang terkontaminasi seluruhnya dengan cepat, termasuk sepatu. Kumpulkan pakaian dalam tempat yang terpisah untuk di cuci sebelum digunakan lagi.
  3. Bersihkan pestisida dari kulit, rambut dan mata dengan menggunakan air yang banyak.

Tindakan dalam pertolongan pertama

Umum

Penderita perlu dirawat dengan tenang karena penderita dapat kembali mengalami agitasi.

Tempatkan penderita dalam posisi sebaik mungkin yang akan membantu mencegah penderita dari bahaya komplikasi.

Posisi

Tempatkan penderita dalam posisi miring kesamping dengan kepala lebih rendah dari tubuh dan kepala menoleh kesamping. Bila pasien tidak sadar jaga agar saluran nafas tetap terbuka dengan menarik dagu ke depan dan kepala ke belakang.

Suhu tubuh

Perawatan harus lebih berhati-hati dengan mengontrol suhu pada penderita yang tidak sadar. Bila suhu tubuh penderita tinggi sekali dan keringat berlebihan, dinginkan dengan menggunakan spon air dingin. Bila penderita merasa kedinginan, dapat ditutupi dengan selimut untuk mempertahankan suhu normal.

Pestisida yang tertelan

Induksi muntah umumnya tidak dianjurkan sebagai pertolongan pertama.

Baca label produk untuk indikasi apakah induksi muntah boleh atau tidak dilakukan atau bila produk sangat toksik, seperti tanda tengkorak dengan tulang bersilang atau tanda “tangan merah”.

Induksi muntah hanya dilakukan pada penderita yang sadar.

Pernafasan

Pengaruh Pestisida Terhadap Kesehatan Manusia Bila terjadi henti nafas (muka atau lidah pasien dapat diputar) dan kemudian dagu ditarik ke depan untuk mencegah lidah terdorong kebelakang yang akan menutup jalan nafas.

Kejang-kejang

Tempatkan pengganjal padat diantara gigi-gigi dan cegah agar penderita jangan sampai terluka.

Perhatian : Jangan biarkan penderita merokok atau minum alkohol.

Sekian Catatan NuansaTani.com Kali ini, Pengaruh Pestisida Terhadap Kesehatan Manusia, Ini Harus Anda Ketahui !!

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Pengaruh Pestisida Terhadap Kesehatan Manusia, Ini Harus Anda Ketahui !!"

Tinggalkan pesan "Pengaruh Pestisida Terhadap Kesehatan Manusia, Ini Harus Anda Ketahui !!"