Budidaya
Sep28

Menelisik potensi Padi Darat atau Padi Gogo

0 komentar
padi gogo

Panen Padi Gogo

Assalamualaikum sahabat Nuansatani.com

Padi selain dibudidayakan dilahan sawah  juga dapat dibudidayakan di lahan kering.

atau sering kita sebut padi gogo, apa itu padi gogo yuk kita Bahas..

Padi gogo merupakan padi yang biasa ditanam dilahan tegalan

Umunnya budidaya padi gogo banyak dilakukan petani pada lahan terbuka ( Ladang ) dan sekitar bantaran sungai, atau sebagai sela tanaman perkebunan dan hutan tanaman industri yang masih muda.

Pada budidaya padi gogo seolah-olah padi ini adalah tanaman palawija, sehingga kebutuhan air pada sistem ini sangat lah minim.

Produksi yang masih rendah menjadi masalah utama dalam budidaya padi gogo ini.

ada pun kelebihannya, penghemataan tenaga kerja tanam, penghematan tenaga kerja pemeliharaan tentunya hemat waktu.

Ada beberapa teknologi yang bisa diterapkan untuk meningkatkan produksi padi gogo,..

  1. Penyiapan Lahan

Tanah diolah pada kondisi kering sebelum musim hujan atau segera setelah tanam sebelumnya.

Pengengolahan tanah pertama di lakukan pada musim kemarau setelah hujan pertama untuk melembabkan tanah dan pengolahan ke dua saat menjelang tanam,

Pengolahan tanah bisa dengan dicangkul, atau dibajak, pada tanah berat (keras dan padat) pengolahan pertama di lakukan dengan linggis atau garpu, sedapat mungkin tanah bagian bawah terangkat dan di balik kebagian atas.

Kemudian tanah di biarkan atau di kelentangkan.

bila curah hujan sudah turun kontinyu dan memungkinkan untuk menanam, segeralah lahan di olah lagi dan diratakan sampai siap tanam.

Untuk meningkatkan produktivitas, tanah perlu di beri pupuk organik ( pupuk kompos, pupuk kandang, pupuk hijau) sebanyak 8-10 ton/ha.

  1. Penggunaan varietas unggul

banyak pengertian dari para ahli mengenai Varietas namun dapat di simpulkan secara sederhana bahwa :

Varietas adalah suatu populasi tanaman dalam satu spesies yang menunjukkan ciri berbeda yang jelas, namun perbedaan tersebut tidak sampai membentuk satu spesies

Perbaikan varietas harus terus diupayakan untuk mendukung peningkatan produksi komoditas padi gogo.

Adapun beberapa varietas unggul padi gogo yaitu, situ patenggang, situ bagendit, towuti dan limboto.

  1. Penanaman

Penanaman dapat di lakukan bila curah hujan cukup stabil, penanaman sebaiknya menggunakan sestem jajar legowo.

Dengan Jarak tanam (20×10)x30cm, 4-5 butir/rumpun.

Pelaksanan tanam dapat di bantu dengan alat semacam caplak untuk padi sawah.

Alat yang digunakan mempunyai 4 (empat) titik/mata yang berjarak 20 cm dan 30 cm dan ditambah 2 titik paku yang berjarak 15 cm dari titik mata caplak paling pinggir, ketinggian titik/mata caplak sekitar 6-10 cm.

Dengan ketinggian tersebut pada saat operasional, penggunaan alat akan membentuk 4 (empat) larikan dengan kedalaman sekitar 4-5 cm dari garis paling pinggir sebagai panduan untuk operasional alat selanjutnya.

Bila terlihat benih yang tidak tumbuh segera lakukan penyulaman.

  1. Pemupukan

Pemberian pupuk di lakukan berdasarkan kesuburan tanah,dan berdasarkan sifat-sifat tanah lokasi tersebut.

Pupuk yang di gunakan Urea, SP36 ,KCL, atau pun NPK.

Pemberian pupuk di lakukan 3 kali 10-14 hst,21-28 hst40-45,hst pemberian pupuk di sesuaikan dengan melihat kondisi tanaman.

Pemberian pupuk urea ½ nya pada umur 10-14hst bersama dengan keseluruhan dosis pupuk SP 36 dan KCL.

Sisa urea di berikan pada tanaman berumur 40-45 hari setelah tugal.

Pemberian pupuk bisa disertai dengan penyiangan, waktu pemupukan disesuaikan dengan kondisi kelembaban tanah (pemupukan di saat tanah lembab)

Pemupukan dilakukan secara tugal, dengan cara membuat lubang di antara tanaman dan di beri pupuk,setelah itu lubang di tutup dengan tanah.

  1. Pemeliharaan

Dalam pemeliharaan terbagi menjadi 3 yaitu penyulaman, penyiangan dan pengendalian hama penyakit.

Penyulaman di lakukan jika terlihat benih yang tidak tumbuh atau tidak normal, penyulaman di lakukan 7-10 hari setelah tanam.

Penyiangan bertujuan untuk mengendalikan gulma,penyiangan dapat di lakukan secara mekanis atau kimiawi,.

penyiangan di lakukan sebelum pemupukan atau sesuai kebutuhan.

Pengendalian hama dan penyakit di lakukan jika serangan hama dan penyakit melampaui ambang ekonomi atau ambang pengendalian,

Pengendalian hama penyakit di lakukan secara PHT (Pengendalian Hama Terpadu) berikut hama dan penyakit yang biasa menyerang pada pertanaman padi gogo :

Hama : Lundi, Orong-Orong, Pengerek Batang, Wereng Batang Coklat, Walang sangit, Burung Pipit, dan Tikus

Penyakit : Blast dan Bercak coklat

  1. Panen

Panen merupakan sebuah proses yang di lakukan mulai dari memanen sampai menghasilkan produk yang setengah jadi, yang di maksud produk setengah jadi adalah hasil panen yang belum mengalami perubahan bentuk dan sifatnya.

Panen dilakukan sebaiknya pada fase masak panen dengan ciri penampakan 90% gabah sudah menguning untuk menekan kehilangan hasil.

Jika panen dilakukan pada fase lewat panen, yaitu jerami mulai mengering, pangkal mulai patah, dan banyaknya gabah yang rontok saat panen kemungkinan kehilangan hasil pada fase ini sangat tinggi,.

Pada saat panen sebaiknya menggunakan sabit bergerigi dan perontok dengan pedal thresher atau power thresher.

perontokan dengan memukul-mukul batang padi ke papan sebaiknya di hindari karena menyebabkan kehilangan hasil yang cukup besar sampai 3,4%

Sekian catatan nuansatani.com kali ini mengenai Budidaya padi gogo,  selamat mencoba, dan semoga bermanfaat………..

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Menelisik potensi Padi Darat atau Padi Gogo"

Tinggalkan pesan "Menelisik potensi Padi Darat atau Padi Gogo"