Info Praktis
Sep26

Jenis- Jenis Teh yang Wajib anda Nikmati

0 komentar
Tanaman teh, Jenis teh putih

Tanaman teh, Jenis teh putih picture by : saransehat.com

Nikmat rasanya jika dipagi yang dingin kita ditemani secangkir teh hangat sebelum kita memulai aktivitas atau pada saat musim dingin.

Ya tanaman teh..

minuman dari teh ini telah diminum oleh bangsa Cina selama 5000 tahun, meskipun begitu tidak lah di ketahui dari mana asal minuman teh ini.

Tanaman teh pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1684,

Berupa biji teh yang di bawa dari Jepang oleh seorang Jerman bernama Andreas Cleyer, dan baru pada tahun 1828 masa pemerintahan Gubernur Van Den Bosh,

Tanaman teh menjadi salah satu tanaman yang harus ditanam oleh rakyat melalui Politik Tanam Paksa (Culture Stelsel).

Culture Stalsel ini dilakukan setelah berhasilnya lahan percobaan pada tahun 1826 diCisurupan, Garut Jawa Barat dan percobaan penanaman sekala luas diwanayasa (Purwakarta) dan diRaung (Banyuwangi).

Ada 2 varietas utama dari tanaman teh yaitu :

Tanaman teh yang berdaun kecil (Camelia Sinensis) yang biasa tumbuh didataran pegunungan tinggi di Jepang dan di Cina tengah.

Tanaman teh berdaun lebar ( Camelia Assamica) yang tumbuh didataran yang lembab, beriklim tropis seperti Indonesia, dan India.

Teh yang baik adalah teh yang berasal dari dataran tinggi.

Kerena embun dipegunungan dataran tinggi akan menjaga daun teh dari panas matahari dan memuat daun teh tetap lembut.

Selain faktor ketinggian, kualitas dan rasa teh juga di pengaruhi oleh beberapa faktor.

Seperti, keadaan tanah, iklim dan ketinggian dimana tanaman teh tersebut berasal. Juga masa petik dan pemrosesannya,

Daun teh akan segera layu setelah di petik jika tidak langsung di keringkan karena daun teh akan mengalami proses oksidasi.

Daun teh yang di keringkan akan berubah menjadi gelap, karena terjadinya pemecahan klorofil dan terlepasnya unsur tanin.

Ada berbagai macam cara dalam pengeringannya dan dapat menghasilkan daun teh yang kering dengan bentuk dan khasiat yang berbeda.

Kemudian daun teh dipanaskan basah dengan uap panas agar kandungan air pada daun menguap dan proses oksidasi biasa di hentikan pada tahap yang di inginkan.

Terdapat jenis-jenis daun teh berdasarkan tingkat proses oksidasi, dan pengolahannya :

  1. Teh Putih

Teh putih tidak mengalami proses oksidasi dalam produksinya, tanaman teh yang akan di jadikan teh putih di tanam dalam keadaan tertutup dan tidak terkena sinar matahari.

Sehingga tidak memiliki warna hijau daun dikarenakan daun tidak mengalami pembentukan klirofil.

Teh ini sangat mahal di karenakan di produksi dalam jumlah sedikit, teh ini lebih terkenal di daerah tiongkok, dan sekarang pun terdapat jenis teh celupnya yang mulai populer.

  1. Teh hijau

Daun teh yang akan di jadikan teh hijau akan langsung di proses setelah di petik, setelah daun mengalami mengalami proses oksiasi yang minimal.

Proses oksidasi tersebut akan di hentikan dengan pemanasan, teh yang sudah kering tersebut kemudian dijual dalam bentuk gulungan atau lembaran.

  1. Teh hitam atau teh merah

Daun teh di petik dan di biarkan teroksidasi penuh sekitar 2 minggu sampai 1 bulan.

Teh ini merupakan teh yang paling umum di Asia Selatan (India, Sri Langka, Bangladesh) dan sebagian besar negara-negara afrika seperti : Kenya, Burundi, Rwanda,Malawi dan Zimbabwe.

Orang Asia khususnya jepang dan Cina menyebutnya teh merah karena teh yang di hasilkan berwarna merah,

Sementara orang Eropa menyebutnya teh hitam karena warna daun teh nya berwarna hitam.

  1. Teh Oolong

Daun teh yang mengalami fregmentasi sesaat dimana proses oksidasi di hentikan di tengah-tengah antara teh hijau dan teh hitam yang biasanya memakan waktu 2-3 hari.

Teh ini biasa kita sebut sebagai Chinese tea, ciri-cirinya memiliki air berwarna kuning kecoklatan dan umumnya di sajikan tanpa gula dan susu, teh ini di sebut juga sebagai teh semi fermentasi.

Nama Oolong di ambil dari sebuah nama pria di Cina yaitu Wu Long atau Oolong.

Pria ini menemukan teh olong tanpa sengaja ketika daun teh yang di petiknya di tinggal demi mengejar seekor kijang. Ketika kembali, teh telah terfermentasi.

Legenda lain menyebutkan bahwa Oolong berasal dari bahasa Cina yang berarti Naga Hitam.

Karena daun-nya mirip naga hitam kecil yang tiba-tiba terbangun ketika di seduh

  1. Teh melati

Teh melati adalah teh yang di buat dengan mencampurkan teh hijau dan melati asli, akan tetapi teh melati yang kita kenal sehari-hari biasanya berwana hitam dan gelap.

Hal ini di disebabkan proses pemasakan yang berulang sehingga terjadi perubahan warna menjadi kehitaman dan warna air seduhan menjadi coklat.

Daun dari Tanaman Teh berdasarkan tingkat oksidasi dan  pengolahannya, menjadi jenis-jenis teh yang menggugah selera, pernah kah kalian mencobanya?

Sekian catatan NuansaTani.com kali ini, Jenis – jenis teh yang wajib anda nikmati semoga bermanfaat….

Tag:
Rating artikel ini!

Penulis: 

author

Posting terkait "Jenis- Jenis Teh yang Wajib anda Nikmati"

Tinggalkan pesan "Jenis- Jenis Teh yang Wajib anda Nikmati"