Hama dan Penyakit
Feb17

Jamur Trichoderma sp dan Cara Membuatnya : Pengendalian Jamur dengan Jamur

0 komentar

Jamur Trichoderma sp dan Cara Membuatnya : Pengendalian Jamur dengan Jamur

Sahabat Nuansatani.com Penyakit yang disebabkan jamur pada tanaman pertanian terkadang sangat sulit untuk dikendalikan. Infeksi yang disebabkan jamur bisa berakibat fatal.

Jamur Trichoderma sp dan Cara Membuatnya : Pengendalian Jamur dengan Jamur

Jamur Trichoderma sp dan Cara Membuatnya : Pengendalian Jamur dengan Jamur

Ketika satu tanaman sudah terjangkit jamur, biasanya akan cepat tertular ke tanaman lain, terlebih jika cuacanya mendukung.

Ketika sejumlah tanaman sudah terkena serangan jamur, maka yang harus dilakukan adalah mencabut tanaman hingga ke akar-akarnya lalu dibakar.

Kemudian tanah tidak boleh ditanami dalam beberapa lama.

Tersebutlah Jamur Trichoderma sp. satu jenis jamur yang diketahui dapat membunuh jamur lain. Cara kerjanya mudah, spora trichoderma dapat menempel pada badan jamur lain lalu membentuk hifa (benang spora) yang akan mengikat dan menggulung jamur lain hingga jamur tersebut mati.

Beberapa jenis jamur patogen yang dapat dihambat perkembangbiakannya oleh Trichoderma sp antara lain Rigdiforus lignosus (penyakit jamur akar putih), Fusarium oxysporum (penyakit busuk batang fusarium), Rizoctonia solani (penyakit busuk pelepah pada jagung), Fusarium monilifome (penyakit layu fusarium), dan penyakit busuk batang dari jamur Sclerotium rolfsii serta cendawan Sclerotium rilfisil.

Jamur fusarium sampai saat ini belum bisa dikendalikan secara efektif dengan bahan aktif fungisida apapun, namun dengan menggunakan agens hayati Trichoderma perkembangbiakan dan penyebarannya dapat dihambat.

Penggunaan Trichoderma sp merupakan salah satu upaya untuk menghindari pencemaran lingkungan oleh fungisida kimia.

Saat ini sudah banyak produk yang dijual berisi jamur Trichoderma sp. Dengan harga Rp 100.000-Rp 200.000 per botol.

Namun sebagai petani yang cerdas, alangkah jauh lebih baik jika kita membuat sendiri jamur Trichoderma sp. di rumah. Cara ini tentu bisa mengurangi biaya produksi.

Berikut adalah cara membuat jamur trichocerma sendiri.

Bahan/alat :

– Nasi yang sudah bermalam: 1-2 muk/takar
– Bambu (dibelah 2 bagian): 1 ruas
– Tali plastik/karet secukupnya

Cara:

– Bagian dalam bambu dibersihkan, Belahan bambu dibuat lobang sebesar jari kelingking di kedua ruas kiri dan kanan
– Kemudian isi satu bagian/belahan bambu dengan nasi yang sudah dibiarkan semalam.
– Satukan belahan bambu tersebut dan ikat dengan tali plastik sampai rapat
– Kubur di hutan atau di bawah pokon bambu atau di tanah yang subur/humus sedalam 10-20 cm, tutup kembali dengan tanah dan bertanda untuk memudahkan pengambilan.
– Biarkan selama 5-7, kemudian ambil dan jika terdapat jamur seperti kapas maka kita sudah mendapatkan trichoderma.

Apabila masih belum terlihat jamur berbentuk kapas, maka perlu diulangi kembali caranya dengan mencari tempat lain untuk mengubur bambu berisi nasi tersebut. Setelah didapatkan jamur trichoderma, maka langkah yang selanjutnya adalah memperbanyak jamur trichoderma. Berikut cara sederhananya:

Cara 1

Bahan :

– dedak: 10 kg
– gula pasir: 20 sdm
– air: secukupnya (3 l)
– biakan Trichoderma: 1 ruas bambu

Cara :

– Dedak dikukus terlebih dahulu untuk mensterilkan dedak dari berbagai jamur/bakteri.
– Larutkan gula dalam air matang
– BiakanTrichoderma dikeluarkan dari bambu dan dicampurkan dengan dedak
– Campuran dedak dan trichoderma ditaburi larutan gula hingga dedak bisa dikepal-kepal (tidak terlalu kering dan basa)
– Masukkan dalam wadah plastik dan tempatkan ditempat yang terhindar dari matahari dan hujan langsung.
– Biarkan selama 3-7 hari

Cara 2

Bahan:

  1. Jamur induk Trichoderma (F0) satu ruas bambu
    2. Beras (sesuaikan dengan keinginan)
    3. Air putih yang sudah direbus
    4. Alcohol 70% (untuk pensterilan alat-alat)

Peralatan :

  1. Plastik bening
  2. Kompor Gas
  3. Panci
  4. Sendok
  5. Wadah / nampan
  6. Lilin

Cara buat :

  1. Beras dimasak menjadi 1/3 masak (selama 10 menit)
  2. Setelah beras menjadi 1/3 masak dinginkan pada wadah nampan yang telah disediakan.
  3. Setelah itu masukan beras yang telah didinginkan tersebut kedalam plastik bening. Setiap plastik diisi dg beras 10 sendok makan.
  4. Kemudian beras yang telah selesai di masukkan ke dalam plastik dilakukan proses pengukusan kembali selama 10 menit.
  5. Selanjutnya dinginkan lagi pada wadah nampan hingga benar-benar dingin.
  6. Sendok yang akan digunakan harus disterilkan dengan menggunakan alcohol, begitu juga dengan tangan kita.
  7. Sendok tersebut dekatkan dengan api lilin secara sekilas saja, hal ini untuk bertujuan mensterilkan sendok dari bakteri-bakteri di udara.
  8. Gunakan sendok yang telah disterilkan tersebut untuk mengambil bahan induk jamur trichoderma
  9. Setiap 1 kantong plastik yang berisi beras yang telah dikukuskan tadi akan kita isi dengan bahan induk jamur trichoderma sebanyak 1/3 sendok.
  10. Kocokkan agar jamur trichoderma merata tercampur dengan media beras yang telah kita kukuskan tadi.
  11. Kemudian setelah itu streples ujung plastik yang terbuka agar tidak ada celah binatang kecil seperti semut dsb masuk ke dalam plastik tersebut.
  12. Simpan selama 14 hari.
  13. Jika proses yang kita lakukan baik dan benar maka setelah 14 hari media beras diatas akan berubah warna menjadi warna hijau yang merata.
  14. Trichoderma (F1) ini sudah siap untuk digunakan.

Baca Juga : Jamur Metarhizium anisopliae Sebagai Agens Hayati Pengendali Hama yang Ampuh!!

Catatan:

Sebaiknya dilakukan di dalam kamar/ruangan yg steril agar jamur/bakteri tidak menyebar.

Penggunaan biofungisida Trichoderma sp memang tidak memperlihatkan dampak manfaatnya secara langsung seperti fungisida kimia. Dengan penggunaan rutin secara berkala biofungisida Trichoderma sp akan memberikan manfaat yang lebih baik daripada pupuk dan fungisida kimia.

Pada lahan pertanaman yang sudah terkena jamur yang cukup parah, sebaiknya ditabur trichoderma terlebih dahulu sebelum dilakukan pertanaman kembali.

Jamur Trichoderma sp dan Cara Membuatnya : Pengendalian Jamur dengan Jamur

Jamur Trichoderma sp dan Cara Membuatnya : Pengendalian Jamur dengan Jamur

Hal ini akan mencegah tumbuhnya jamur penyakit yang bisa menggagalkan hasil panen berikutnya.

Sekian Catatan Nuansatani.com kali ini, Jamur Trichoderma sp dan Cara Membuatnya : Pengendalian Jamur dengan Jamur.

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Jamur Trichoderma sp dan Cara Membuatnya : Pengendalian Jamur dengan Jamur"

Tinggalkan pesan "Jamur Trichoderma sp dan Cara Membuatnya : Pengendalian Jamur dengan Jamur"