Hama dan Penyakit
Mar16

Gropyokan Efektif Basmi Tikus Sawah Hingga Kesarangnya

0 komentar
gropyokan

Gropyokan Efektif Basmi Tikus Hingga Ke sarangnya

Sahabat NuansaTani.com tikus sawah (Rattus argentiventer) merupakan salah satu hama utama yang sering menimbulkan kerugian besar.

bahkan dapat menimbulkan gagal panen pada budidaya tanaman padi sawah.

Perkembang biakannya yang cukup cepat, serta adaptasi yang baik menjadikan hama tikus sawah ini sebagai salah satu hama yang meresahkan bagi petani,

Apa lagi ketika populasi tikus sawah cukup banyak.

Tapi tenang saja, ada banyak teknik pengendalian tikus sawah,dan Salah satu nya dengan Gropyokan..

Geropyokan merupakan salah satu teknik pengendalian tikus sawah yang dilakukan dengan cara melakukan pemburuan langsung atau dengan cara membunuh tikus secara langsung ( secara fisik ),

dengan melakukan pembongkaran lubang-lubang aktif sarang tikus, kemudian diburu dan dibunuh (gropyokan) secara misal.

Geropyokan efektif di lakukan pada saat sebelum pengolahan lahan, atau sesudah panen,

karena jika kegiatan gropyokan ini di lakukan pada saat tanaman padi sudah di tanam di takutkan tanaman padi akan terganggu.

Kegiatan ini biasa di lakukan secara berkelompok di satu hamparan sawah, dan dilakukan apabila terindikasi banyaknya lubang-lubang aktif pada pematang sawah di hamparan sawah tersebut.

(Lubang aktif adalah lubang yang dihuni tikus sawah),

Tikus sawah tergolong hewan mengerat terestrial. Salah satu ciri khas tikus sawah adalah membuat lubang sarang di dalam tanah sebagai tempat tinggal dan berkembang biak.

gropyokan

Penampakan lubang aktif tikus sawah pada fase vegetatif dan generatif tanaman padi

Jika di lihat dari luar lubang aktif hanya terlihat sebagai bulatan berdiameter 6-8cm.

padahal di dalam tanah lubang tersebut merupakan lorong yang panjang dengan percabangan dan ruangan membesar untuk melahirkan dan menempatkan anak-anaknya saat induk betina melahirkan,

dan pada lubang tersebut terdapat 2 – 3 lubang masuk/untuk melarikan diri.

Pada perinsipnya gropyokan, dilakukan dengan membongkar langsung lubang-lubang tikus yang aktif,

kemudian memburu tikus tersebut secara langsung dan membunuhnya secara fisik/ di pukul secara langsung dengan alat pukul yang sudah di siapkan sebelumnya,

Dengan catatan karena lubang tikus terdapat 2 – 3 lubang masuk/lubang melarikan diri pada satu lubang aktif

maka tutup lubang lainya pada saat pembongkaran lubang aktif agar tikus tidak melarikan diri.

Kegiatan ini di lakukan yaitu ketika tikus berada di sarangnya, mulai pagi hingga sore hari.

Selama lubang aktif masih ada, kegiatan ini masih terus di lakukan.

selain dengan membongkar lubang aktif, gropyokan juga di lakukan dengan berbagai cara untuk membunuh tikus seperti : pengemposan, penjeratan, pengoboran malam, perburuan dengan anjing dll.

Sekian Catatan NuansaTani.com kali ini, Gropyokan Efektif Basmi tikus hingga ke sarangnya, semoga bermanfaat..

 

 

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Gropyokan Efektif Basmi Tikus Sawah Hingga Kesarangnya"

Tinggalkan pesan "Gropyokan Efektif Basmi Tikus Sawah Hingga Kesarangnya"