Hama dan Penyakit
Agu18

Cara Mengendalikan Tikus dengan Oli Bekas !! Begini Caranya !

0 komentar

Cara Mengendalikan Tikus dengan Oli Bekas !! Begini Caranya !

Sahabat NuansaTani.com Salah satu hama yang paling sering dikeluhkan oleh petani padi adalah tikus. Berbagai cara dilakukan petani untuk mengendalikan hama pengerat yang satu ini. Namun, jangan khawatir, Anda bisa mengendalikan hama tikus dengan oli bekas.

Cara mengendalikan tikus dengan oli bekas termasuk efektif di beberapa tempat. Hanya saja, oli yang dibutuhkan jumlahnya cukup banyak.

Cara Mengendalikan Tikus dengan Oli Bekas !! Begini Caranya !

Cara Mengendalikan Tikus dengan Oli Bekas !! Begini Caranya !

Banyaknya oli yang diperlukan menyesuaikan dengan banyaknya lubang aktif yang akan dipasangi pembasmi tikus ini. Secara umum, cara mengendalikan tikus dengan oli bekas ini dilakukan dengan beberapa langkah sebagai berikut :

Menyediakan oli bekas

Walaupun banyak petani yang tidak meragukan cara ini, harga oli yang cukup mahal menjadikan banyak dari mereka yang tidak menggunakannya. Padahal, untuk menggunakan cara ini Anda tidak diharuskan menggunakan oli baru.

Jika menggunakan oli bekas, Anda harus memastikan bahwa oli bekas tersebut benar-benar oli murni.

Pada dasarnya, yang Anda butuhkan bukanlah baru atau tidaknya oli yang digunakan, melainkan sifat dari oli tersebut.

Campurkan oli dengan racun tikus

Setelah Anda mendapatkan oli,selanjutnya yang Anda butuhkan adalah racun tikus. Racun tikus pada umumnya memiliki cara kerja yang sama seperti pestisida.

Racun tikus merupakan salah satu inti dari cara ini. Cara menggunakan racun tikus ini adalah mencampurnya secara merata dengan oli bekas yang telah di siapkan tadi. Usahakan jumlah racun tikus yang digunakan tidak lebih banyak dari oli.

Masukan Oli yang telah di campur dengan racun tikus tersebut ke dalam botol dan lubangi tutup botol tersebut layaknya botol kecap.

Cara kerjanya, ketika oli dan racun tikus sudah bercampur dalam sebuah genangan dan tikus melewatinya, oli akan membantu racun menempel pada bulu-bulu tikus.

Oli inilah yang membuat gerakan tikus terganggu sehingga tikus ingin membersihkannya dengan cara menjilatinya.

Karena oli sudah tercampur dengan racun tikus, sudah dapat dipastikan racun tikus juga akan masuk ke mulutnya saat dia membersihkan tubuh. Dari sanalah kemudian racun tikus bekerja dan membunuh tikus-tikus tersebut.

Alirkan oli di Sekitar Lubang Aktif Tikus

Jika anda menemukan lubang aktif tikus di pematang atau sekitar saluran air atau parit area sawah.

Anda bisa langsung memasang cairan oli racun tersebut di sekitar lubang aktif / atau jalur2 yang biasa di lewati tikus.

Baca Juga : 4 Cara Efektif Mengendalikan Hama Tikus, Begini Caranya !

Ketika tikus aktif di malam hari, tentunya akan keluar dari lubang persembunyiannya, di saat itulah oli yang sudah kita siapkan di depan lubang aktif tikus tersebut akan menempel pada tubuhnya.

Cara Mengendalikan Tikus dengan Oli Bekas !! Begini Caranya !

Cara Mengendalikan Tikus dengan Oli Bekas !! Begini Caranya !

Di saat itu lah, oli yang menempel pada bulu tikus dan racun tikus akan bekerja saat tikus membersihkan bulu-bulu mereka dengan menjilatnya, sehingga tikus ikut masuk kedalam mulut tikus

Sekian Catatan NuansaTani.com Kali Ini, Cara Mengendalikan Tikus dengan Oli Bekas !! Begini Caranya ! Selamat Mencoba !!

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Cara Mengendalikan Tikus dengan Oli Bekas !! Begini Caranya !"

Tinggalkan pesan "Cara Mengendalikan Tikus dengan Oli Bekas !! Begini Caranya !"