Info Praktis
Mei13

Cara Membuat Pupuk Organik dari Azolla, Begini Cara-Nya !!

0 komentar

Cara Membuat Pupuk Organik dari Azolla, Begini Cara nya !!

Sahabat NuansaTani.com Apakah petani masih ketergantungan terhadap pupuk kimia?

Jawabannya adalah sangat. Ketergantungan inilah yang menyebabkan petani terkadang menderita atas fluktuasi harga pupuk di pasaran.

Selain itu, efek samping yang ditimbulkan pupuk kimia ini sangat berbahaya bagi lingkungan maupun hasil pertanian.

Nah, inilah saatnya petani mengganti penggunaan pupuk kimia dengan menggunakan bahan organik.

Salah satu pupuk organik yang mulai dikembangkan adalah pupuk organik dari tanaman azolla.

Azolla microphylla atau yang dikenal dengan azolla adalah tanaman air yang tergolong tanaman paku air mengapung yang dapat bersimbiosis dengan Cyanobacteria (bakteri hijau-biru) dan dapat memfiksasi nitrogen dari udara ke dalam bentuk amonia yang dapat diserap tanaman.

Karena kemampuannya tersebut azolla sering dimanfaatkan sebagai pupuk organik terbaik yang dapat digunakan di lahan sawah serta lahan kering sekalipun.

Biomassa azolla dapat dijadikan sebagai pupuk organik sumber nitrogen (N) yang sangat cocok dikembangkan oleh petani karena aplikasinya sangat mudah dan murah.

Penggunaan azolla pada lahan sawah bisa dengan disebar langsung ataupun dibenamkan.

Sebelum digunakan, azolla terlebih dahulu diperbanyak pada kolam.

Bibit yang dipakai adalah yang masih muda (umur 2 minggu), hal ini mempengaruhi pada proses produktivitas.

Setelah jumlahnya cukup, azolla disebar atau dibenamkan di sawah dengan frekuensi empat kali yaitu pada saat pengolahan tanah pertama dan kedua serta saat penyiangan kesatu dan kedua.

Setelah dibenamkan azolla segar terdekomposisi dan melepaskan hara nitrogen dan hara lainnya.

Dengan cara demikian dapat menghemat pupuk Urea 60 – 80% dari total kebutuhan pertumbuhan tanaman dalam hal ini adalah padi.

Selain bisa diaplikasikan dalam bentuk segar, azolla juga bisa diaplikasikan sebagai pupuk dalam bentuk kering (kompos) dan cair (POC).

Azolla kering (dalam bentuk kompos) bila dihitung dari berat keringnya mengandung unsur:

  • Nitrogen (N) 3 – 5%,
  • Phosphor (P) 0,5 – 0,9%
  • Kalium (K) 2 – 4,5%

Sedangkan hara mikronya berupa:

  • Calsium (Ca) 0,4 – 1%,
  • Magnesium (Mg) 0,5 – 0,6%,
  • Ferum (Fe) 0,06 – 0,26%
  • Mangaan (Mn) 0,11 – 0,16%

Berdasarkan komposisi kimia tersebut, bila digunakan untuk mempertahankan kesuburan tanah, setiap hektar areal memerlukan azolla sejumlah 20 ton dalam bentuk segar atau 6-7 ton berupa kompos (kadar air 15%) atau sekitar 1 ton dalam keadaan kering.

Bila azolla diberikan secara rutin tiap musim tanam maka tanah tidak memerlukan pupuk buatan lagi nantinya.

Beberapa kelompok tani di daerah Gabus dan Kayen Kabupaten Pati Jawa Tengah beberapa tahun ini telah mengaplikasikan azolla untuk pupuk alami pengganti urea.

Dengan cara bertahap para petani ini menebar azolla di area persawahan padinya hingga kurang lebih tiga kali musim tanam.

Awal pengaplikasian azolla, pertumbuhan padi memang tampak kurang maksimal tetapi berkat kesabaran dan kegigihan para petani untuk mengembalikan kesuburan sawahnya, mereka tidak putus asa untuk mengaplikasikan azolla hingga ahirnya mendapatkan hasil panen padi yang maksimal.

Sekian Catatan NuansaTani.com Kali Ini, Cara Membuat Pupuk Organik dari Azolla, Begini Cara nya !! Semoga Bermanfaat…

Baca Juga : Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Urine Sapi

Referensi:

nad.litbang.pertanian.go.id

bibitbunga.com

 

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Cara Membuat Pupuk Organik dari Azolla, Begini Cara-Nya !!"

Tinggalkan pesan "Cara Membuat Pupuk Organik dari Azolla, Begini Cara-Nya !!"