Budidaya
Agu12

Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!

0 komentar

Cara Budidaya Tanaman Okra,Agar Hasilnya Melimpah !!

Sahabat NuansaTani.com Okra atau yang dikenal juga dengan nama Bendi yang memiliki nama latin Abelmoschus esculentus adalah sejenis tanaman berbunga yang masuk dalam suku Malvaceae.

Okra termasuk unik karena berbentuk memanjang dan runcing pada bagian ujungnya. Sekilas, penampilan buahnya hampir mirip dengan cabai hijau besar, namun di sekeliling kulitnya terdapat bulu-bulu halus.

Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!

Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!

Bagi sebagian orang di indonesia, okra adalah nama yang asing. Namun, Tanaman ini mulai banyak dikenal dan disukai oleh masyarakat untuk diolah menjadi berbagai olahan masakan seperti kari, tumis, balado, oseng-oseng, campuran salad dan lainnya.

Okra muda berwarna hijau. Okra memiliki biji berukuran kecil yang menempel di dinding buah.

Tekstur yang dimiliki oleh okra hampir mirip dengan terong, jika dimasak rasanya renyah dan berlendir.

Okra dapat tumbuh baik pada ketinggian 600-800 mdpl, dengan rata-rata curah hujan 1700-3000 mm/tahun.

Okra membutuhkan sinar matahari secara penuh dan menghendaki suhu udara rata-rata 24-28 0C. pH ideal agar tanaman okra mampu tumbuh dengan optimal adalah 5,5-7,0 (netral).

Tanah yang berpasir hingga tanah lempung serta mengandung banyak bahan organik akan sangat cocok jika ditanami okra.

Cara budidaya tanaman okra yang mudah dan minim perawatan menjadikan okra menjadi salah satu tanaman yang mulai dibudidayakan.

Persiapan lahan

Lahan yang sudah gembur dan bersih dari gulma, selanjutnya dibuat bedengan dengan lebar 90-100 cm, tinggi 20-30 cm dan panjang bedengan yang menyesuaikan lahan.

Jarak Antar bedengan dibuat sekitar 50 – 70 cm.

Jika pH tanah dibawah 5,5 maka perlu dilakukan pengapuran dengan cara ditabur diatas bedengan. Bedengan dibiarkan selama 10-15 hari kemudian ditutup dengan mulsa plastik.

Persiapan benih/bibit

Benih dapat dibuat sendiri atau membeli di toko pertanian. Benih okra yang dibuat sendiri didapatkan dari biji okra yang sudah tua dan warnanya sudah menghitam.

Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!

Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!

Benih direndam selama 4-6 jam, lalu dipilih benih yang tenggelam saat perendaman.

Setelah benih diperoleh, selanjutnya benih dapat disemai dalam polybag yang telah diisi dengan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1.

Setelah bibit okra memiliki tinggi sekitar 15-20 cm, maka bibit tersebut dapat dipindah ke lahan.

Penanaman

Benih okra dapat ditanam langsung ke lahan dengan cara membenamkan 2-3 benih dalam lubang tanam lalu ditutup tipis dengan tanah.

Namun, jika bibit berasal dari semai, bibit tinggal dimasukkan secara hati-hati ke dalam lubang tanam yang telah dibuat lalu timbun dan dipadatkan. Penanaman okra dilakukan pada sore hari.

Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman okra meliputi penyiraman dan penyiangan. Okra membutuhkan kondisi tanah yang agak lembab. Saat tidak hujan sebaiknya tanaman okra disiram dua kali sehari, pada pagi dan sore hari.

Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!

Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!

Penyiangan dilakukan dengan mencabut gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.

Pemupukan susulan

Pemupukan sususlan dilakukan saat tanaman berumur sekitar 10-15 hst, pupuk yang digunakan yaitu pupuk ZA/Urea dan KCl dengan perbandingan 1:1.

Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!

Okra Hijau

Pemberian pupuk tersebut dilakukan dengan cara dikocor/di corkan.

Pemupukan selanjutnya dilakukan setelah tanaman berumur 30 hst.

Pupuk yang digunakan yaitu pupuk ZA/Urea, KCl, TSP dan NPK. Pemberian pupuk tersebut dilakukan dengan cara ditabur dan sebaiknya dilakukan setelah penyiraman.

Baca Juga : Cara Budidaya Bayam Jepang (Horenzo / Spinacia Oleracea), Hasil Melimpah !!

Pengendalian OPT

Hama yang menyerang okra adalah ulat grayak, ulat pemakan jagung, ulat jengkal, tungau, laba-laba, kutu daun dan belalang.

Sedangkan penyakit yang sering menyerang adalah antraknosa, bercak daun dan penyakit busuk buah.

Untuk pengendaliannya, pengendalian secara kimiawi hanya digunakan bila serangan telah melampui ambang ekonomi.

Pengendalian hayati menggunakan musuh alami, seperti tawon, semut hitam, atau semut rangrang, serta aplikasi agensia hayati Bacillus thuringiensis dan Trichoderma harzianum.

Panen

Panen buah okra dapat dimulai ketika tanaman berusia 60-70 hari. Buah okra dipanen ketika masih muda, kira-kira yang sudah berukuran panjang 10-12 cm.

Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!

Okra Merah

Buah okra yang ukuran panjangnya sudah lebih dari 12 cm atau sudah tua tidak layak untuk dipanen dan dikonsumsi sebagai sayur.

Pemanenan bisa dilakukan setiap 2 atau 3 hari sekali, dan berlangsung hingga 2-3 bulan sejak panen pertama. Masa panen tergantung pada kondisi tanaman dan pemeliharaan tanaman.

Sekian Catatan NuansaTani.com Kali Ini, Cara Budidaya Tanaman Okra ,Agar Hasilnya Melimpah !! Semoga Bermanfaat !!

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!"

Tinggalkan pesan "Cara Budidaya Tanaman Okra, Agar Hasilnya Melimpah !!"