Budidaya
Jul28

Cara Budidaya Rosella, si Merah Kaya Manfaat !!

0 komentar

Cara Budidaya Rosella, si Merah Kaya Manfaat !!

Sahabat Nuansatani.com Rosella atau yang sering dikenal dengan nama Frambozen merupakan salah satu jenis tanaman yang populer di Indonesia karena bentuk buahnya yang mirip dengan kelopak bunganya.

Bagian utama yang dimanfaatkan dari tanaman rosella ini adalah bagian kelopak bunganya yang berwarna merah tua menyala. Warna merah tua pada rosella, menandakan bahwa rosella mengandung antosianin dan flavonoid.

Cara Budidaya Rosella, si Merah Kaya Manfaat !!

Cara Budidaya Rosella, si Merah Kaya Manfaat !!

Kegunaan paling utama dari kelopak bunga rosella ini adalah sebagai bahan baku pembuat sirup. Namun, sekarang ini banyak yang memanfaatkan kelopak bunga rosella ini untuk dijadikan bahan minuman seperti teh rosella dan obat-obatan herbal.

Tanaman rosella disebut-sebut dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti: menurunkan panas, mengurangi kekentalan darah, membantu melancarkan air seni, meluruhkan dahak, menurunkan tekanan darah, serta dapat digunakan sebagai bahan antiseptik dan antibakteri.

Tanaman dengan nama ilmiah Hibiscus sabdariffa ini dapat tumbuh subur pada ketinggian 10-600 mdpl. Pertumbuhan tanaman ini akan optimal pada suhu 20-34 0C dan bisa tumbuh mencapai ketinggian 1-3 meter dengan lebar pohon mencapai 2 meter.

Rosella merupakan tanaman semusim yang hanya mengalami satu kali masa produktif. Berikut merupakan tahap-tahap untuk membudidayakan rosella.

Persiapan Benih

Benih diambil dari buah rosela yang sudah tua yang dicirikan dari kulit buah berwarna cokelat. Buah dipisahkan dari kelopaknya dijemur di bawah sinar matahari selama tiga hingga lima hari. Bila buah sudah kering, buah akan pecah dan biji-biji dalam buah akan keluar.

Persiapan Lahan

Tanah diolah dan diberi pupuk kandang kurang lebih 50 karung untuk lahan 1.000 m2. Tanah digaru agar rata lalu dibagi dalam bedengan dipisahkan dengan parit yang sama panjangnya dengan bedengan. Kedalaman parit sekitar 25 cm atau 30 cm.

Penanaman

Benih dapat langsung ditanam di lapangan atau disemaikan terlebih dahulu. Bila benih langsung ditanam di lapangan, dalam satu lubang ditanam 3 benih.

Sedangkan untuk benih yang sudah disemai, cukup satu bibit dalam satu lubang. Benih yang disemai memerlukan waktu 5-6 minggu untuk dapat dipindahkan ke lapangan.

Jarak tanam yang dianjurkan untuk penanaman rosella yaitu 12×12 cm, 15×15 cm, 12,5×15 cm, 12,5×20 cm atau 20×20 cm.

Pemeliharaan

Perawatan tanaman rosella terbilang mudah, asal cukup air dan sinar matahari. Namun perlu diingat bahwa air tidak boleh mengenang, agar akar rosella tidak membusuk.

Pemupukan

Pupuk dapat diberikan jika tanaman telah mencapai umur 3 sampai 8 minggu. Jenis pupuk yang diberikan adalah Urea. Sedangkan jika tanaman telah berusia 1 hingga 2 bulan, pupuk yang diberikan adalah campuran antara Urea dan NPK dengan perbandingan 4:3.

Cara Budidaya Rosella, si Merah Kaya Manfaat !!

Cara Budidaya Rosella, si Merah Kaya Manfaat !!

Panen

Rosella mulai berbunga pada bulan ke-4 hingga ke-6. Panen dilakukan dengan memotong kelopak bunga yang sudah tua dengan ciri:

  • Ukuran kelopak sudah maksimal
  • Warna kelopak bunga merah tua
  • Kulit biji mulai menguning
  • Biji berwarna coklat tua

Kelopak Rosella harus dipetik dengan menggunakan gunting dibagian tangkai bunganya agar lebih mudah dan tidak merusak batang pohonnya. Panen dilakukan secara bertahap setiap 2 minggu, panen dapat diulang hingga 4-5 kali.

  • Kemudian, bagian biji diambil dengan mengiris bagian belakang kelopak dan mendorong bagian bijinya dari arah belakang sehingga biji terpisah dari kelopaknya, kelopak kemudian dicuci bersih dan dijemur dengan sinar matahari selama 3 hari.

Sekian Catatan NuansaTani.com Kali Ini, Cara Budidaya Rosella, si Merah Kaya Manfaat !! Semoga Bermanfaat..

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Cara Budidaya Rosella, si Merah Kaya Manfaat !!"

Tinggalkan pesan "Cara Budidaya Rosella, si Merah Kaya Manfaat !!"