Budidaya
Nov30

Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar

0 komentar

Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar

Mentimun (Cucumis savitus) merupkan salah satu tanaman merambat dari keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae).

Meskipun tanaman timun bisa beradaptasi di semua jenis iklim dan musim, namun akan lebih maksimal jika budi daya mentimun dilakukan saat musim kemarau dengan pasokan sinar matahari yang penuh.

Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar

Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar

Selain itu, mentimun juga akan tumbuh maksimal jika ditanam pada tanah yang mengandung banyak hara organik.

Tekstur tanah yang baik bagi tumbuh kembang tanaman ini berkadar liat rendah dengan pH 6-7. Sedangkan ketinggian ideal untuk budi daya mentimun adalah pada ketinggian 1000-1200 mdpl.

Cara membudidayakan tanaman mentimun ini tidaklah rumit. Hanya perlu mengikuti tahap-tahap seperti berikut ini.

Persiapan Lahan

Hal pertama yang harus dilakukan dalam budi daya mentimun adalah mempersiapkan lahan untuk tanam.

Lahan dibersihkan dari gulma dan rumput liar penggangu. Kemudian tanah digemburkan dengan cara dicangkul ataupun dibajak.

Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar

Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar

Setelah itu, dibuat bedengan dengan ukuran lebar 100 cm dan tinggi 20-30 cm, serta panjang menyesuaikan kondisi lahan.

Sementara antar bedengan dibuat jarak 50 cm sampai 60 cm. Setelah itu, pada lahan ditaburkan pupuk kandang dengan dosis 10 sampai 15 sak per 400 m2.

Bisa juga ditambahkan pupuk TSP, ZA, dan kcl dengan komposisi 2:1:1. Lalu diaduk sampai rata dan segera ditutup dengan tanah untuk mencegah penguapan.

Setelah 10 sampai 15 hari, bedengan ditutup menggunakan mulsa plastik dan dibuat lubang tanam dengan diameter lingkaran sekitar 10 cm dengan jarak ideal 50×50 atau 50×60 (saat musim kemarau) dan 60×70 atau 70×70 (saat musim hujan).

Penanaman

Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya digunakan benih atau bibit yang unggul dan berkualitas.

Penanaman benih dilakukan dengan cara ditugal manual pada lubang tanam yang sudah disediakan.

Lubang tanam dilubangi sedalam 5-7 cm lalu diisi dengan 1 atau 2 benih mentimun.

Kemudian, lubang ditutup dengan tanah dan juga pupuk kandang secara rapi, jangan terlalu padat.

Benih mentimun dengan kualitas baik biasanya akan mulai berkecambah saat menginjak usia 3 sampai 4 hari.

Pemasangan Lanjaran

Selanjutnya, dalam membudidayakan mentimun juga diperlukan adanya pemasangan lanjaran atau ajir.

Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar

Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar

Pemasangan ajir bisa langsung dilakukan setelah proses penanaman selesai. Biasanya lanjaran terbuat dari bambu atau kayu, tali plastik, dan benang.

Lanjaran ditancapkan di sisi batang tanaman mentimun, namun diusahakan agar tidak mengganggu akar tanaman. Setiap batang dipasangi satu buah lanjaran.

Pemeliharaan

Saat tanaman memasuki umur 3-4 hari setelah tanam, maka perlu dilakukan pengontrolan tanaman.

Jika ada tanaman yang mati atau gagal tumbuh maka harus segera dilakukan penyulaman menggunakan benih baru.

Selain itu, perlu juga dilakukan penyiraman rutin untuk menjaga kondisi kelembaban tanah.

Budi daya mentimun sangat dipengaruhi oleh pasokan air, karena tanaman mentimun sangat sensitif dengan kekeringan.

Pertumbuhan tanaman mentimun akan terganggu jika kekurangan air, serta bisa menyebebkan buah bengkok/cacat, serta tanaman lebih cepat menua dan mati.

Namun, jika kebutuhan air bisa terpenuhi dengan baik serta unsur hara dalam tanah tercukupi maka mentimun akan mengasilkan buah yang lebat serta berumur panjang.

Selanjutnya, saat tanaman memasuki umur 2 minggu setelah tanam biasanya akan muncul daun muda. Saat seperti ini adalah waktu yang tepat untuk menambahkan pupuk susulan.

Pemupukan susulan pertama dilakukan pada umur 12 hari setelah tanam dengan pemberian pupuk seperti Urea, ZA, KCL, SP-36, DAP dan KNO3.

Dosis pupuk yang digunakan ialah masing-masing 100:100:100:100:25 dalam satuan gram yang dilarutkan dalam 10 liter air. Pemberian pupuk dilakukan dengan cara dikocorkan pada lubang tanam.

Pemupukan ini dilakukan 5-6 kali pada umur 12, 15, 18, 22, dan 25 hari setelah tanam. Dosis dan cara pemberian sama dengan yang dilakukan pada pemupukan pertama.

Pada saat berumur 26 hari setelah tanam, pupuk diberikan dengan cara ditaburkan pada lubang tanam. Pupuk yang diberikan ialah Urea, SP36, KCL dan NPK dengan dosis 2:1/2:1/2:1.

Pemanenan

Mentimun mulai berbunga saat berumur 20 hari setelah tanam dan berbuah setelah 40 hari. Panen pertama budi daya mentimun biasanya dilakukan setelah 75 hari.

Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar

Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar

Pemanenan dilakukan secara bertahap selama 1-1,5 bulan.

Panen bisa dilakukan setiap hari, umumnya bisa dipetik 1-2 buah per tanaman.

Mentimun yang sudah dipanen harus diletakkan di tempat yang sejuk karena buah mentimun akan cepat mengalami kehilangan air.

Setelah dipanen, biasanya mentimun di-pack dalam tempat yang mempunyai sirkulasi udara atau dimasukkan karung untuk dijual ke pasar.

Baca Juga :

Cara Budidaya Timun Suri, Hasil Melimpah !!

Cara Memperpanjang Umur Produktivitas Tanaman Cabai

Sekian Catatan NuansaTani.com Kali Ini, Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar , Semoga Bermanfaat !!

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar"

Tinggalkan pesan "Cara Budidaya Mentimun yang Baik dan Benar"