Budidaya
Jul28

Cara Budidaya Kacang Panjang,ini Yang Harus Anda Ketahui !!

1 komentar

Cara Budidaya Kacang Panjang,ini Yang Harus Anda Ketahui !!

Sahabat Nuansatani.com Kacang panjang (Vigna Sinensis) merupakan salah satu jenis sayuran dari famili leguminosa yang banyak tumbuh di dataran rendah.

Tanaman kacang panjang ini relatif mudah untuk dibudidayakan. Selain itu, tanaman ini juga banyak mengandung nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak, serat, kalsium, zat besi, vit B1, vit B2 dll.

Selain kaya akan nutrisi, tanaman yang termasuk dari famili ini seringkali dimanfaatkan oleh petani untuk memulihkan kandungan nitrogen pada tanah mereka.

Cara Budidaya Kacang Panjang,ini Yang Harus Anda Ketahui !!

Cara Budidaya Kacang Panjang,ini Yang Harus Anda Ketahui !!

Tanaman kacang panjang dapat dibudidayakan pada berbagai jenis tanah seperti Regosol, Latosol (lempung berpasir) dan Alluvial.

Tanaman ini dapat tumbuh baik pada suhu 20-300C dengan curah hujan 600-1.500 mm/tahun dan pada keasaman tanah antara 5,5-6,5.

Kacang panjang tumbuh menjalar dengan batang berwarna hijau muda dan membentuk segi enam.

Daunnya berwarna hijau tua dengan ujung meruncing. Bunganya berbentuk kupu-kupu berwarna biru muda.

Berikut merupakan tahap-tahap yang perlu disiapkan dan dilakukan dalam budi daya kacang panjang.

Persiapan Benih

Benih bisa berasal dari pembenihan sendiri atau benih yang dibeli dari toko pertanian. Benih kacang panjang dipilih dengan kriteria yang masih bagus, warnanya cerah, tidak kisut dan terhindar dari OPT.

Beberapa varietas kacang panjang yang bisa digunakan adalah KP-1 dan KP-2 yang toleran terhadap hama penggerek polong dan penyakit busuk polong.

Persiapan Lahan

Tanah diolah sedemikian rupa, kemudian dibuat bedengan dengan lebar 70-80 cm, tinggi 20-30 cm dan jarak antar bedeng 50-60 cm.

Tidak lupa untuk ditaburkan dolomit/kapur pertanian sebanyak 50-75 kg/400 m2 (jika ph tanah dibawah 5,5).

Selain itu ditambahkan pula pupuk dasar TSP, KCl dan ZA (2:1 :1) dengan dosis 1-20 kg/400 m2. Pupuk dasar ditaburkan 10-15 hari sebelum tanam.

Penanaman

Dibuat lubang tanam dengan cara tugal sedalam 3-5 cm. Dalam tiap bedengan dibuat dua baris tanaman dengan jarak tanam 70×30 cm.

Setiap lubang tanam ditanami 2-4 biji kacang panjang, kemudian ditutup dengan tanah.

Sembari menunggu benih tumbuh, bisa juga disiapkan lanjaran atau ajir dari bambu dengan panjang sekitar 2 meter yang nantinya dijadikan sebagai tempat merambatnya kacang panjang.

Pemeliharaan Tanaman

Setelah tanaman tumbuh kira-kira sudah mencapai tinggi 25 cm, maka langkah selanjutnya ialah pemberian ajir (penyangga).

Ini dimaksudkan untuk menjaga agar tanaman dapat tumbuh dengan kuat, serta sebagai media perambatan tanaman.

Selain itu, ajir juga berguna agar kacang panjang nantinya tidak busuk karena menyentuh tanah dan terus-terusan basah akibat media tanah.

Pemasangan ajir di lakukan 10 hari sesudah tanam benih. Pemasangan ajir ini di tempatkan di antara 2 lubang tanam.

Setiap lima ajir, kemudian diberi silang lanjaran dan kemudian ditali agar lebih kokoh.

Selain pengajiran, perlu juga dilakukan penyiraman, penyiangan dan pemangkasan daun. Pemangkasan dilakukan setelah tanaman berumur 1,5-2 bulan dengan cara memotong tangkai daun. Daun yang di pangakas adalah daun yang sudah tua.

Pemupukan

Pemupukan di lakukan setelah tanaman berumur 1 minggu dan 3 minggu. Untuk luas area 100 m2, dibutuhkan pupuk urea 0,5 kg, SP – 36 1 kg dan KCI 1 kg.

Pupuk tersebut dibagi 2 untuk di gunakan dua kali pemupukan. Pemupukan dilakukan dengan cara mencampur semua pupuk, kemudian di tabur atau dikocorkan di sekitar tanaman dengan dosis 20 g per tanaman.

Pengendalian OPT

Pengendalian dengan penyemprotan pestisida bisa di lakukan saat tanaman berumur 2 minggu dan satu bulan. Atau bisa di lakukan ketika sudah timbul serangan hama dan penyakit.

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman kacang panajng diantaranya adalah lalat bibit, ulat, ulat polong, bercak daun, dsb.

Panen

Kacang panjang sudah bisa dipanen ketika berumur 45-50 hari atau sekitar 2 bulan. Buah yang sudah siap untuk dipanen memiliki ciri warna hijau keputihan.

Cara panen dilakukan dengan cara dipetik secara manual. Biasanya siklus panen bisa dilakukan sebanyak 15-18 kali dalam masa satu kali tanam.

 

Sekian Catatan NuansaTani.com Kali Ini,┬áCara Budidaya Kacang Panjang ,ini Yang Harus Anda Ketahui !! Semoga Bermanfaat…

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Cara Budidaya Kacang Panjang,ini Yang Harus Anda Ketahui !!"

Satu Respon

  1. author

    Mustofa Amin6 bulan ago

    Mantap… Sangat bermanfaat bg kami pr pemula

    Balas

Tinggalkan pesan "Cara Budidaya Kacang Panjang,ini Yang Harus Anda Ketahui !!"