Budidaya
Feb18

Cara Budidaya Jamur Kuping ,Ini Panduannya Untuk Pemula!!

0 komentar

Cara Budidaya Jamur Kuping,Ini Panduannya Untuk Pemula!!

Sahabat NuansaTani.com Jamur merupakan jenis makanan yang banyak disukai masyarakat. Tak heran bisnis pertanian jamur menjadi salah satu yang memiliki prospek bagus. salah satunya jamur kuping.

Jamur ini merupakan salah satu  yang paling banyak digemari masyarakat Indonesia. Untuk membudidayakannya tidak memerlukan lahan yang luas.

Cara Budidaya Jamur Kuping ,Ini Panduannya Untuk Pemula!!

Cara Budidaya Jamur Kuping ,Ini Panduannya Untuk Pemula!!

hanya dengan lahan minim anda sudah bisa mendapatkan jamur kuping dengan hasil berlimpah. Sama dengan tanaman lain, budidaya ini juga memerlukan teknik tersendiri.

Agar jamur tidak mudah ditumbuhi organisme perusak, tentunya anda mesti melakukan sterilisasi. Uniknya bibit dan media tanamnya bisa anda ciptakan secara mudah.

jamur kuping memerlukan lahan yang memiliki kelembapan tinggi.

Anda bisa melakukan pembibitan instan dengan cara membelinya dipasaran atau menciptakan bibit melalui air rebusan kentang.

Jika anda ingin mencoba budidaya jamur kuping, berikut ini ulasan lengkapnya untuk tenik budidayanya bagi pemula.

Syarat tumbuh jamur kuping

Jamur kuping bisa tumbuh baik didataran rendah hingga tinggi. Suhu yang diperlukan untuk menanam jamur kuping antara 22 hingga 28 derajat celcius.

Selain itu pH tanah yang diperlukan sekitar 6.7-6.9. jamur kuping merupakan tanaman yang memerlukan kelembapan tanah yang tinggi.

Yaitu antara 82-88 persen. Tentunya menanam jamur kuping akan berbuah baik dan berkualitas jika syarat tanamnya bisa anda dapatkan dengan baik.

Persiapan bibit

Langkah pertama adalah mempersiapkan bibit. Bibit yang diperlukan untuk menanam jamur kuping sebaiknya yang telah dijual dipasaran dengan jenis bibit F4. Jika ingin membuat bibit sendiri maka siapkan kentang sebanyak 195 gram.

Kemudian cuci bersih dan kupas kentang. Setelah direbur saring bekas rebusan kentang dan rebus airnya kembali dengan menambahkan agar-agar bubuk.

Masukan cairan kedalam tabung reaksi kemudian lapisi dengan alumunium foil. Ikat menggunakan tali dan masukan kedalam autoklaf. Setelah berumur 1 bulan baru tabung bisa dikeluarkan.

Tahapan budidaya jamur kuping

Setelah keluar dari tabung reaksi, maka lakukan pemeliharaan jamur kuping dengan menanamnya kedalam berbagai jenis media.

Salah satunya dengan gergaji kayu dan kapur CaCO3. Perbandingan keduanya sebesar 70:2 persen. Setelah itu berikan air secukupnya.

Media tanam dicampur keatas lantai dan kemudian lakukan tahap fermentasi dan membuat baglog. Cara ini adalah dengan menggunakan kantong plastik berukuran 28 cm dan tinggi 19 cm.

Baca Juga : Tips Membuat Baglog pada Budidaya Jamur Tiram

Kantong plastik ini berguna untuk memindahkan bibit dan menanamnya. Sebelumnya fermentasikan jamur selama 4 hari dengan suhu 68 derajat celcius.

Pemeliharaan jamur kuping dalam rumah kumbung

Setelah beberapa tahap dilalui, maka pindahkan jamur kuping kedalam rumah kumbung. Pemeliharaan ini mesti dilakukan hingga proses pemanenan.

Sebelum melakukan tahapan ini anda perlu melakukan sterilisasi dan inokulasi. Tahapan ini merupakan proses untuk mensterilkan baglog kedalam ruangan baru kemudian bisa dipelihara kedalam rumah kumbung.

Tahapan sterilisasi ini bertujuan untuk membunuh mikroba liar agar jamur terbebas dari bakteri.

Sekian Catatan NuansaTani.com kali ini, Cara Budidaya Jamur Kuping,Ini Panduannya Untuk Pemula!! Semoga bermanfaat…

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Cara Budidaya Jamur Kuping ,Ini Panduannya Untuk Pemula!!"

Tinggalkan pesan "Cara Budidaya Jamur Kuping ,Ini Panduannya Untuk Pemula!!"