Budidaya
Sep9

Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga

0 komentar

Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga

Sahabat NuansaTani.com Mengingat permintaan pasar akan bunga aster masih sangat tinggi, ditambah dengan masa panen yang cukup singkat hanya satu tahun dengan harga jual masih relatif mahal, Menjadikan bunga aster di lirik banyak pengusaha, dan mencari tahu bagaimana cara budidaya bunga aster.

Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga

Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga

Cara tanam dan perawatan tanaman dengan tinggi rata – rata 30 – 70 cm ini sebenarnya tidak  lah sulit bahkan Anda dapat menanam tanaman ini di dalam pot.

Bila dilihat sekilas, bunga aster cukup mirip dengan bunga kertas dan bunga matahari karena memang masih dari satu rumpun.

Keluarga bunga aster sebenarnya memiliki 600 jenis yang tersebar di seluruh dunia. Bentuk bunganya bersusun dengan banyak variasi warna, mulai dari putih, biru, ungu, dan lain – lain dengan ciri khas, bagiah tengah bunga berwarna kuning.

Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga

Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga

Di Indonesia sendiri, karena pilihan warna dari bunga aster yang cukup variatif, menjadikan bunga aster bagian penting yang harus ada dalam komponen bunga karangan.

Bahkan untuk mendapatkan bibit bunga aster dan menanamnya di pekarangan rumah sendiri bukanlah hal yang sulit. Sebab bunga aster ini tidak mengenal musim untuk berbunga, dan dapat berbunga kapan saja tergantung usia fisik si tanaman.

Jenis Bunga Aster berdasarkan Warna Bunga

  • Jenis Aster chinensis tipe Princes: memiliki warna bunga merah muda, kuning muda, biru muda, biru tua dan putih.
  • Jenis Aster chinensis tipe Amerika: memiliki warna bunga biru muda, merah muda, merah tua, merah lembayung dan putih.
  • Jenis Aster chinensis tipe Liliput: memiliki warna bunga merah muda, merah tua, biru dan putih.
  • Jenis Aster chinensis tipe Giant Cornet: memiliki warna bunga merah tua, merah muda, dan putih
  • Jenis Aster novae-angliae: memiliki warna bunga hanya violet muda.
  • Jenis Aster incises: memiliki 2  warna bunga, yakni violet dan agak kebiruan.

Menanam bunga aster di pekarangan rumah dengan media tanam pot, sangat mudah dilakukan dan tidak butuh langkah tanam dan perawatan yang rumit.

Akan tetapi sangat berbeda jika di bandingkan dengan menanam aster dalam jumlah banyak dan untuk kebutuhan bisnis.

Berikut ini nuansatani.com akan memjelaskan Cara Budidaya Bunga Aster :

  • Media Tanam Bunga Aster 

Sama halnya seperti budidaya tanaman pada umunya, media tanam yang di gunakan membutuhkan tanah, sekam, pupuk kandang dengan rasio 1:1:1.

Bila Anda malas mempersiapkan media tanam ini, apalagi misalnya jijik dengan pupuk kandangnya, Anda cukup datang saja ke toko pertanian.

Disana banyak menjual media tanam berupa kompos atau media khusus untuk bunga yang ditanam di pot. Tidak perlu ribet dan bisa segera dipergunakan.

  • Persiapan Pembibitan Bisa Melalui Benih atau Memperbanyak Tunas

Benih bunga aster bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko pertanian atau toko online yang menjual berbagai jenis bibit.

Nah…Setelah Anda mendapatkan bibit, jangan langsung di tanam, karena benih ini perlu disemaikan terlebih dahulu pada media persemaian yang terdiri dari tanah, sekam, pupuk kandang dengan rasio perbandingan 1:1:1.

Anda juga dapat menggunakan media persemaian yang dibuat dari campuran tanah dengan pasir atau kompos halus dengan perbandingan 1:1:1.

Setelah benih disemai, benih bunga aster ini ditutup kembali dengan media persemaian, tapi jangan sampai menutupi terlalu tebal.

Kemudian selanjutnya, Anda perlu melakukan penyiraman rutin untuk menjaga kelembaban media.

Ketika bibit bunga aster sudah tumbuh dengan minimal daun 3 hingga 5 helai, selanjutnya Anda perlu memindahkan bibit bunga aster pada media tanam yang permanen seperti pot bunga atau polybag.

Selain dengan media persemaian, ada lagi cara melakukan pembibitan yakni dengan memperbanyak bibit melalui tunas. Sebelumnya Anda harus pilih tunas dari bunga aster yang minimal berumur 6 bulan.

Cara ini cukup mudah, karena setelah tumbuh anakan, Anda bisa langsung memindahkannya pada media tanam permanen.

  • Proses Penanaman Bunga Aster 

Pertumbuhan bunga aster membutuhkan area tumbuh yang agak luas untuk menghasilkan tunas.

Itulah mengapa, Anda membutuhkan wadah tanam besar untuk penanaman bibit ini. Wadah media tanam pun sebelumnya harus sudah mengandung tanah, sekam, pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1:1 supaya benih bunga aster tumbuh subur.

Setelah itu tanam bibit bunga aster dalam posisi tegak supaya akar tidak rusak dan mudah menyebar.

Dan letakkan pada area yang tidak terkena matahari secara langsung supaya bibitnya tidak cepat layu. Namun setelah agak tumbuh subur dan terlihat sudah bisa beradaptasi, Anda dapat memindahkannya pada area yang terkena sinar matahari langsung untuk proses fotosintesis tumbuhan.

Sebaiknya Anda melakukan penanaman di waktu pagi atau sore hari yang tidak ada cahaya terik matahari, supaya tumbuhan tidak cepat layu. Anda dapat menyemprotkan Furadan pada tumbuhan aster guna mencegah datangnya hama.

Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga

Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga

  • Proses Pemeliharaan Bunga Aster 

Pemeliharaan bunga aster ini terbilang cukup mudah, dimana Anda cukup menyiangi gulma, melakukan penyiraman rutin dan pemupukan.

Pupuk yang dipakai bisa jenis pupuk kandang, kompos atau menggunakan pupuk NPK dengan dosis pemakaian 5 gram atau satu sendok makan per wadah tanam.

Anda harus rajin memangkas pucuk bunga aster sepanjang 2 – 3cm supaya dapat tumbuh cabang yang rimbun. Bila Anda malas melalukan pemangkasan, maka jangan heran bila bunga aster Anda akan tumbuh terus ke atas atau tumbuh menjalar seperti tanaman ubi.

Proses Penyiraman

Anda dapat menyiram tanaman aster yang sudah dewasa yakni 2 kali dalam sehari. Tepatnya pukul 9 pagi juga 3 sore. Jangan sekali – kali menyiram ketika siang hari, karena dapat mengganggu proses fotosintesis bunga aster, sehingga tanaman menjadi kurang nutrisi.

Cara Menjaga Kelembaban Media Tanam

Ketika menyiram bunga aster, pastikan Anda menyiramnya dengan cukup air, jangan sampai kebanyakan atau bahkan terlalu sedikit.  Sebab, bunga aster ini sangat menyukai tumbuh di area yang lembab dan sangat peka akan jumlah kandungan air dalam tanah. Bila bunga aster kekurangan  air, daun bunga aster menjadi mudah rontok dan kehilangan nutrisi untuk pembentukan cabang.

  • Proses Pembungaan

Bunga aster tidak mengenal musim berbunga, sebab bila sudah masuk ke masa fisiologinya, dengan sendirinya bunga aster akan berbunga.

Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga

Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga

Supaya aster cepat berbunga, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu proses pembungaan :

  • Pastikan tanaman aster Anda cukup terkena sinar matahari untuk proses fotosintesis
  • Bila kuncup bunga sudah terlihat, pastikan Anda cukup menyiramnyasupaya tanaman tidak cepat kekeringan
  • Rajinlah memangkas daun aster supaya cabang tanamanya bertumbuh
  • Anda bisa menambahkan pupuk Phospor (P) untuk membantu proses pembungaan juga Kalium (K) supaya bunga tidak cepat rontok.

Mengendalikan Hama Bunga Aster

Cara budidaya aster memang cukup mudah, namu harus diperhatikan hama yang mungkin mengganggu.

Hama yang sering menyerang tanaman aster yakni ulat minirder. Hama ini merusak daun aster dengan membuat lorong berliku – liku pada daun, sehingga daun menjadi kering dan rontok.

Untuk mengatasi serangan ulat minirder yang nakal ini, Anda harus menyemprotnya dengan insektisida Curacron 500EC atau Decis 2,5 EC.

Selain ulat minirder, daun aster juga rawan akan serangan cendawan Phythopthora sp. Hama ini bukan hanya menyerang daun hingga mengering kecokelatan sampai hitam, namun juga merusak tanaman aster hingga menjadi layu dan mati busuk.

Jika serangan cendawan Phythopthora sp ini masih tergolong dini, Anda cukup potong bagian tanaman yang terserang lantas bakar.

Lain hal bila serangan cendawan Phythopthora sp ini sudah membabi buta, Anda perlu menyemprotkan fungisida Dithane M-45, Scrobat 50WP, atau Kocide 77WP.

Sekian Catatan NuansaTani.Com Kali Ini, Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga !! Selamat Mencoba..

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga"

Tinggalkan pesan "Cara Budidaya Bunga Aster Dalam Pot dengan Mudah dan Cepat Berbunga"