Budidaya
Des8

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

0 komentar

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Sahabat NuansaTani.Com bawang daun banyak dibutuhkan oleh masyarakat sebagai bahan penyedap rasa dan juga pengobatan.

Selain itu, bawang daun juga memiliki potensi pasar yang baik serta nilai ekspor yang cukup tinggi.

Tidak seperti budi daya bawang putih dan bawang merah yang memanfaatkan umbinya untuk diambil hasilnya, bawang daun justru memanfaatkan bagian daunnya untuk dipanen hasilnya.

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Terdapat tiga jenis bawang daun yang banyak dibudidayakan di Indonesia, yaitu:

  • Bawang prei atau leek (Allium porum), tidak berumbi dan mempunyai daun yang lebih lebar dibandingkan dengan bawang merah maupun bawang putih, pelepahnya panjang dan liat serta bagian dalam daun berbentuk pipih.
  • Kucai (Allium schoercoprasum), mempunyai daun kecil, panjang, rongga di dalam daun kecil dan berwarna hijau, serta berumbi kecil.
  • Bawang bakung atau bawang semprong (Allium fistulosum), berdaun bulat panjang dengan rongga dalam daun seperti pipa, kadang-kadang berumbi.

Bawang daun sendiri cocok untuk ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi, yaitu pada ketinggian 250-1500 mdpl.

Akan tetapi, biasanya, jika bawang daun ditanam di dataran rendah maka anakan bawang daun yang dihasilkan tidaklah terlalu banyak.

Tanaman ini menghendaki pH netral (6,5-7,5) dengan jenis tanah andosol (bekas lahan gunung berapi) atau tanah lempung berpasir.

Selain itu, daerah dengan curah hujan 150-200 mm/tahun dan suhu harian 18-25oC cocok untuk pertumbuhan bawang daun.

Berikut merupakan tahapan yang perlu dilakukan ketika akan membudidayakan bawang daun.

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Persiapan Benih

Benih bawang daun bisa diperbanyak secara generatif maupun vegetatif.

Perbanyakan generatif adalah perbanyakan bibit tanaman melalui biji atau benih.

Sedangkan perbanyakan vegetatif adalah perbanyakan tanaman dengan cara memecah anakan dari rumpun utama.

Benih bawang yang berasal dari biji mempunyai kelemahan yaitu waktu panen yang lebih lama dibandingkan dengan benih yang berasal dari tunas anakan.

Perbanyakan benih vegetatif bisa diambil dari tanaman bawang daun yang telah berumur lebih dari 2,5 bulan.

Penampakan tanaman yang akan diambil harus memiliki rumpun banyak, terlihat segar, tidak terserang hama dan penyakit.

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Penyiapan Lahan

Lahan dicangkul dengan kedalamam 30-40 cm kemudian ditambahkan pupuk kandang.

Hal ini dilakukan karena bawang daun menghendaki tanah yang gembur untuk pertumbuhannya.

Kemudian bedengan disiapkan dengan lebar 1-1,2 m dan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan. Parit antar bedengan dibuat dengan kedalaman 30 cm dan lebar 30 cm.

Pembuatan parit sangat diperlukan agar drainase lancar karena bawang daun tidak menyukai adanya genangan air. Jarak tanam yang digunakan 20×25 cm, 25×25 cm atau 20×30 cm.

Penyemaian

Bibit dari stek tunas dapat langsung ditanam di lapangan dengan terlebih dahulu mengurangi perakarannya untuk mengurangi penguapan.

Sementara jika menggunakan benih maka benih dari biji harus disemai dahulu sebelum ditanam di lapangan.

Media semai berupa campuran pupuk kandang dan tanah (1:1) yang telah digemburkan.

Biji disebar secara merata kemudian ditutup dengan lapisan tanah tipis (dengan ketebalan 0,5-1 cm) dan disiram secukupnya.

Bibit siap dipindahkan ke lapangan bila telah mempunyai 2-3 helai daun.

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Penanaman

Penanaman dilakukan dengan cara membuat lubang tanam kecil dan bibit atau tunas anakan ditanam dengan posisi tegak lurus dan ditimbun dengan tanah kembali dan disiram.

Waktu yang tepat untuk penanaman pada pagi atau sore hari yang dimana cahaya matahari tidak terlalu terik sehingga suhu udara dan laju respirasi tidak terlalu tinggi.

Pemeliharaan

Agar tanaman bawang daun bisa tumbuh sesuai dengan harapan, maka perlu dilakukan pemeliharaan atau perawatan.

Pemeliharaan di sini meliputi: pengairan, penyiangan, pendangiran dan pemupukan susulan.

Penyiraman dilakukan dengan porsi yang secukupnya.

Jangan menyiram secara berlebihan karena tanaman bawang daun tidak menyukai tanah yang becek atau terlalu basah.

Media tanam yang terlalu lembab dapat menyebabkan jamur dan bakteri berkembang biak dengan cepat.

Penyiangan terhadap gulma dapat dilakukan bersamaan dengan pendangiran untuk menggemburkan tanah yang mungkin mengalami pemadatan.

Penimbunan pangkal batang secara bertahap diperlukan untuk mendapatkan warna putih pada batang semu bawang daun.

Sementara itu, pemupukan susulan dilakukan menggunakan Pupuk Urea 200 kg/ha yang diberikan sebanyak 2 kali yaitu pada saat tanaman berumur 21 hari (setengah dosis) dan sisanya pada saat tanaman berumur 42 hari.

Pupuk SP 36 dan KCl juga diberikan dua kali seperti pupuk Urea, dengan dosis pemupukan pertama SP 36 50 kg dan KCl 50 kg, dan pemupukan kedua SP 36 50 kg dan KCl 25 kg.

Pemupukan dilakukan dengan membuat larikan kurang lebih 5 cm di kiri dan kanan batang, dan menaburkan pupuk pada larikan tersebut dan menimbunnya kembali dengan tanah.

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!

Panen

Bawang daun bisa dipanen setelah berumur 2,5 bulan sejak bibit ditanam atau ketika sudah memasuki umur 5 bulan sejak biji mulai disemai.

Ciri-ciri bawang daun siap panen adalah jumlah rumpunnya mulai banyak, tekstur daun keras jika ditekan menggunakan tangan, serta sebagian daunnya sudah ada yang menguning.

Pemanenan dilakukan dengan mencabut seluruh bagian tanaman termasuk akar.

Apabila bawang daun akan ditanam kembali pada pertanaman berikutnya, maka dilakukan pemilihan tunas anakan yang sehat dan bagus pertumbuhannya.

Bawang daun tidak dapat disimpan lama, sehingga sebaiknya segera dipasarkan agar mutunya masih terjaga saat sampai ke tangan konsumen.

Sekian Catatan NuansaTani.Com Kali Ini, Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !! Semoga Bermanfaat !!

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!"

Tinggalkan pesan "Cara Budidaya Bawang Daun, Hasil Melimpah !!"