Budidaya
Mar12

Budidaya Melon Agar Tumbuh Subur dan hasil melimpah

0 komentar
budidaya melon

Budidaya melon (Picture by : centrausaha.indonetwork.co.id)

Sahabat Nuansatani.com melon (Cucumis melo) merupakan salah satu tanaman yang termasuk Cucurbitaceae atau Labu-labuan dan masih kerabat dengan timun suri, blewah dan semangka.

Tanaman melon temasuk jenis tanaman yang tumbuh dengan merambat. Oleh karena itu perlu dibuatkan penopang berupa ajir, agar tanaman tidak menjalar di atas tanah.

Buah melon memiliki Rasa buah yang sangat manis dan menyegarkan sehingga membuat buah melon sangat disukai oleh banyak orang.

Nah, lalu Bagaimana Cara Budidaya Buah melon? Yuk kita baca dan simak bersama…

Sampai saat ini banyak petani yang membudidayakan berbagai jenis buah melon, Namun yang paling banyak ditanam di Indonesia ada 3 jenis yakni :

  • Jenis sky rocket,
  • golden melon,
  • dan rock

Ketiga jenis melon tersebut mempunyai kelebihan masing-masing baik dari segi rasa, bentuk, buah dan warna buah.

Lokasi yang ideal untuk budidaya melon berada di daerah yang mempunyai ketinggian 250-700 Mdpl.

Bila tanaman melon di paksa di tanam di daerah yang kurang dari 250 meter, buah yang dihasilkan biasanya cenderung lebih kecil. Sedangkan bila ditanam didataran tinggi, tanaman melon ini cenderung susah untuk berkembang.

Tanaman melon sangat menghendaki tingkat kelembaban udara 50-70%.

Suhu rata-rata yang cocok dan ideal untuk budidaya melon adalah berkisar 25-30oC dengan curah hujan 1500-2500 mm/tahun.

Kualitas buah melon akan semakin baik apabila terdapat perbedaan suhu siang dan malam cukup signifikan.

Cara Budidaya Melon Agar Tumbuh Subur

Sebelum membahas tentang budidaya melon, Anda harus mengetahui terlebih dahulu beragam jenis buah melon.

Dengan memiliki pengetahuan tentang jenis-jenis melon, maka akan memudahkan Anda dalam budidaya tanaman yang satu ini. Seperti yang sudah disinggung di awal pembahasan bahwa di Indonesia ada beberapa jenis buah melon yang sering dibudidayakan.

Adapun diantaranya sebagai berikut :

  • Reticulatus. Adalah Jenis melon kultivar yang sangat populer. Bentuk bulat dengan kulit buah berwarna hijau serta tekstur seperti memiliki jaring. Daging buah memiliki warna hijau daun orange dengan rasa manis dan menyegarkan
  • Cantalupensis. Jenis melon yang mempunyai kulit buah seperti labu. Daging buahnya mempunyai warna oranye atau kuning. Aroma buahnya sangat kuat. Contoh melon jenis ini adalah blewah.
  • Inodorus. Melon jenis ini mempunyai ciri kulit buah yang mulus. berbentuk bulat,namun ada juga yang berbentuk lonjong. Warna kulit buah kuning hingga kuning pucat kehijauan. Daging melon jenis ini tidak mempunyai aroma serta berwarna hijau, oranye hingga putih.

Pembibitan Pada Budidaya Melon

Bibit yang di gunakan pada Budidaya melon bisa menggunakan bibit hasil dari perbanyakan generatif dari biji.

Dalam satu hektar lahan untuk budidaya melon diperlukan sekitar 500-700 gram benih melon atau 16.000-20.000 pohon.

Sebelum tanaman melon di tanam lahan yang sudah di siapkan , sebaiknya bibit disemaikan terlebih dahulu. Caranya rendam terlebih dahulu benih dalam air hangat selama 6-8 jam.

Pada saat perendaman anda dapat menambahkan fungisida ke dalam air rendaman bibit. Fungsinya untuk menjaga bibit supaya tidak terkena penyakit atau hama yang mengganggu.

Setelah benih melon direndam, kemudian tiriskan dan tebarkan diatas kain basah. Biarkan selama 1-2 hari hingga benih mengeluarkan tunas.

Dengan catatan Jaga kelembaban kain tersebut dengan memercikan air bila kain terlihat mulai mengering.

Selanjutnya Setelah bibit sudah mulai mengeluarkan kecambah, segera siapkan polybag atau baki/trey untuk persemaian.

Isi wadah tersebut dengan media tanam yang terdiri dari pupuk kandang atau kompos, dan tanah dengan perbandingan 1:2.

masukan bibit yang telah keluar kecambahnya tersebut ke dalam media semai dengan jumlah satu biji per lubang

simpan tempat persemaian tersebut di tempat yang terlindung dar terik matahari dan kucuran air hujan secara langsung.

Media semai ini harus selalu dikontrol kelembabannya, bila media terlihat mengering segera siram dengan air, dan jangan terlalu basah, jika terlalu basah benih yang di semai di khawatirkan akan membusuk.

Setelah 10-14 hari. Atau bisa juga dilihat dari pertumbuhan daun yang sudah mencapai 3-4 helai daun. Pada masa ini berarti bibit sudah siap untuk dipindahkan ke lokasi penanaman.

Persiapan Lahan

Lahan untuk budidaya melon sama halnya seperti budidaya tanaman lainya yaitu tanah dibajak terlebih dahulu untuk menghaluskan bongkahan tanah.

Kemudian bentuk bedengan dengan lebar 100-120 cm, tinggi 30-50 cm, panjang 10-15 meter dan jarak antar bedengan 50-60 cm.

Setelah itu berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 15-20 ton/hektar.

Tambahkan juga ZA, KCl dan SP-36 masing-masing 375 kg, 375 kg dan 250 kg untuk setiap hektarnya. Campurkan pupuk tersebut di atas bedengan dan aduk hingga merata dengan tanah bedengan. Kemudian biarkan lahan tersebut selama 2-4 hari.

Namun, bila pH tanah yang akan digunakan untuk budidaya melon kurang dari 5,maka lakukan pengapuran dengan dolomit atau kapur pertanian sebanyak 2 ton per hektar.

Kemudian Campurkan dolomit atau kapur pertanian tersebut dengan tanah bedengan setidaknya 2-3 hari sebelum pemupukan dasar.

Kemudian tutup bedengan dengan plastik mulsa hitam perak. Warna hitam menghadap ke tanah dan warna perak ke bagian luar dan buat lubang tanam di atas mulsa tersebut.

Dalam setiap bedengan terdapat dua baris lubang tanam dengan jarak antar baris 60 cm dan jarak antar lubang dalam satu baris 50-60 cm.

Penutupan mulsa plastik hitam perakl minimal harus dilakukan 2 hari sebelum penanaman.

Penanaman pada Budidaya Melon

Tanam bibit yang telah disiapkan. Satu bibit untuk setiap lubang tanam. Kemudian siram untuk agar tanaman melon tidak layu karena kekeringan. Penanaman sebaiknya dilakukan di sore hari saat matahari tidak terlalu terik.

Pemeliharaan

budidaya melon

Pemasangan Ajir (picture by : infoagribisnis)

Pemasangan Ajir –Melon merupakan tanaman yang tumbuh dengan merambat. Oleh karena itu perlu dilakukan pemasangan ajir untuk menopang tanaman agar tidak meranbat di atas tanah sehingga buah yang dihasilkan akan lebih maksimal.

Dengan tanaman merambat ke ajir maka tanaman melon akan mendapatkan sinar matahari ke seluruh bagian tanaman.

Pemasangan ajir Biasa dilakukan sebelum tanaman tumbuh besar, yaitu dilakukan 3 hari setelah masa tanam. Tujuannya agar ajir yang ditancapkan tidak melukai akar tanaman.

Ajir yang digunakan bisa dibuat dari bambu atau kayu, buat ajir dengan oanjang sekitar 1,5 meter.

Tancapkan ajir tersebut di sebelah lubang tanam secara miring, bagian ujung ajir diarahkan condong ke arah dalam bedengan.

Dalam satu bedengan terdapat dua baris ajir yang saling menyilang membentuk huruf X.

Kemudian siapkan sebilah bambu panjang dan letakan di atas persilangan ajir. Ikat antara silangan ajir tersebut menggunakan tali.

Penyiraman

Pada Budidaya melon Agar medapatkan hasil tanaman yang berkualitas, tentunya perlu dilakukan penyiraman secara teratur.

Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore hingga melon berumur satu minggu.

Selanjutnya penyiraman cukup dilakukan dua hari sekali. Ketika musim hujan tiba, pastikan drainase bisa berfungsi dengan baik.

Jangan biarkan ada air yang menggenangi lahan, karena tanaman ini tidak akan tumbuh dengan baik di lahan basah.

Pemupukan Susulan

budidaya melon

Pemupukan pada budidaya melon ( by : alamtani )

Pemupukan susulan di mulai ketika tanaman berumur satu minggu. Pupuk yang diberikan sebaiknya berbentuk cair. Atau dengan Pupuk padat yang dilarutkan terlebih dahulu.

Pupuk yang digunakan bisa pupuk cair organik atau pupuk kimia buatan.

Pupuk susulan dengan pupuk kimia buatan diberikan sebanyak 6 kali.

Pupuk dilarutkan dalam air kemudian disiramkan pada tanaman. Dosis pemupukan 200-250 ml/tanaman. (Dosis kebutuhan pupuk tertera pada tabel di atas)

Penyerbukan Buatan

Pada Saat musim kemarau penyerbukan tanaman melon dilakukan oleh serangga penyerbuk, akan tetapi saat musim hujam biasanya intensitas serangga penyerbuk berkurang.

Oleh sebab itu perlu dilakukan penyerbukan buatan. Proses penyerbukan buatan ini dilakukan pada pukul 10 pagi.

Lakukan penyerbukan buatan pada bunga betina, terutama bunga yang berada di cabang ke-9 sampai 13.

Dalam satu batang pohon bisa ditumbuhkan 3-4 buah. Kemudian diseleksi kembali sehingga hanya tersisa 1-2 buah yang memiliki kualitas terbaik.

Hama dan Penyakit Pada Budidaya Melon

Budidaya melon di daerah tropis seperti Indonesia cukup rentan dengan serangan hama dan penyakit.

Hama yang biasa menyerang pada budidaya melon antara lain kutu daun, lalat buah, ulat daun, thrips, tungau. Sedangkan penyakit yang menyerang antara lain antraknosa, busuk buah, busuk batang dan mosaik.

Untuk menghindari serangan hama dan penyakit tersebut biasanya pengendalian dilakukan dengan kultur teknis seperti rotasi tanaman, pemupukan berimbang dan menjaga sanitasi kebun.

Bila hama dan penyakit telah menyerang, maka aplikasikan pestisida nabati atau dengan pestisida kimia..Lakukan aplikasi pestisida sesuai dengan perinsip 6 tepat penggunaan pestisida.

Pemanenan Buah Melon

Panen adalah sesuatu hal yang paling di tunggu untuk setiap pembudidaya tanaman, karena saat itu lah kita dapat menuai hasil dari tanaman yang telah dirawat selama proses pertumbuhannya.

Tanaman melon siap dipanen setelah berumur 3 bulan. Ciri-ciri melon siap panen untuk jenis reticalatus antara lain :

  • Serat jala pada permukaan kulit tampak jelas dan kasar,
  • Permukaan kulit sekitar tangkai terlihat retak-retak,
  • Warna kulit hijau kekuningan dan sudah mengeluarkan aroma.

Buah melon sebaiknya dipetik pada tingkat kematangan 90% atau sekitar 3-7 hari sebelum matang penuh. Hal ini berguna untuk memberikan waktu lebih pada distribusi.

Pemetikan dilakukan dengan cara memotong tangkai buah melon dengan pisau atau gunting yang tajam.

Tangkai dipotong seperti huruf  T, jadi bagian yang dipotong adalah yang mengarah ke daun bukan pada buah.

Pemanenan sebaiknya pada pagi hari sekitar pukul 8-11 dan dilakukan secara bertahap. Pilih buah yang benar-benar sudah siap dipanen.

Sekian Catatan NuansaTani.com Kali ini, Cara Budidaya Melon Agar Tumbuh Subur, Ayoo berbudidaya.. semoga bermanfaat…

 

Tag:

Penulis: 

author

Posting terkait "Budidaya Melon Agar Tumbuh Subur dan hasil melimpah"

Tinggalkan pesan "Budidaya Melon Agar Tumbuh Subur dan hasil melimpah"